Pencarian

Podcast Kelupas

Pemprov Riau Gandeng Balai Bahasa Perkuat Literasi hingga Pelestarian Bahasa Daerah

Rabu, 07 Oktober 2026 • 15:59:57 WIB
Pemprov Riau Gandeng Balai Bahasa Perkuat Literasi hingga Pelestarian Bahasa Daerah
Sekretaris Daerah Provinsi Riau Syahrial Abdi dengan Kepala Balai Bahasa Provinsi Riau Umi Kulsum, Rabu (7/10/2026).

PEKANBARU (RA) - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau bersama Balai Bahasa Provinsi Riau memperkuat sinergi di bidang kebahasaan dan kesastraan. Empat program prioritas disiapkan untuk dijalankan bersama dengan melibatkan sejumlah perangkat daerah.

Empat program tersebut meliputi peningkatan literasi kebahasaan dan kesastraan, revitalisasi bahasa dan sastra daerah, penguatan kedaulatan bahasa Indonesia, serta penginternasionalan bahasa Indonesia.

Pembahasan program tersebut dilakukan dalam pertemuan dengan Sekretaris Daerah Provinsi Riau Syahrial Abdi dengan Kepala Balai Bahasa Provinsi Riau Umi Kulsum di Ruang Kerja Sekda Provinsi Riau, Rabu (7/10/2026).

Salah satu langkah konkret yang disiapkan adalah pembentukan tim kerja untuk memperkuat pengawasan penggunaan bahasa Indonesia, khususnya di ruang publik dan dalam tata naskah dinas pemerintahan.

Tim tersebut nantinya diharapkan dapat mendorong penggunaan bahasa Indonesia secara baik dan tepat di lingkungan pemerintahan maupun ruang publik.

Di sisi lain, upaya memperkuat bahasa Indonesia tetap akan berjalan beriringan dengan pelestarian bahasa daerah yang menjadi bagian dari identitas masyarakat Riau.

Sekdaprov Riau Syahrial Abdi menyambut baik empat program yang ditawarkan Balai Bahasa Riau.

Menurutnya, kebahasaan dan kesastraan memiliki keterkaitan erat dengan pendidikan, kebudayaan serta penguatan jati diri masyarakat.

"Program kebahasaan dan kesastraan ini sangat penting untuk kita dukung karena berkaitan dengan pendidikan, kebudayaan dan jati diri masyarakat Riau. Pemerintah Provinsi Riau siap membangun sinergi agar program-program tersebut dapat berjalan dengan baik," ujar Syahrial.

Ia menilai keterlibatan berbagai perangkat daerah menjadi penting agar program kebahasaan tidak hanya berlangsung dalam bentuk kegiatan internal, tetapi dapat menjangkau masyarakat secara lebih luas.

Sinergi tersebut diharapkan turut memperkuat gerakan literasi sekaligus menjaga keberlangsungan bahasa dan sastra daerah di Riau.

Selain empat program prioritas, Pemprov Riau dan Balai Bahasa juga memberikan perhatian terhadap penggunaan bahasa Indonesia di ruang publik.

Syahrial mengatakan perkembangan zaman dan semakin luasnya penggunaan istilah asing membuat penguatan bahasa Indonesia tetap diperlukan.

Menurutnya, bahasa Indonesia sebagai bahasa nasional perlu mendapatkan tempat yang semestinya, termasuk pada papan informasi, pelayanan publik hingga dokumen pemerintahan.

Meski demikian, penguatan bahasa Indonesia tidak dimaksudkan untuk mengesampingkan bahasa daerah maupun bahasa asing.

"Penggunaan bahasa Indonesia di ruang publik perlu kita perkuat, tetapi pada saat yang sama bahasa daerah juga harus kita lestarikan. Ini bukan berarti kita menolak bahasa asing, tetapi bahasa Indonesia dan bahasa daerah harus tetap mendapatkan tempat yang semestinya," katanya.

Bagikan

Berita Lainnya

Indeks

Video

Indeks

Berita Terkini

Indeks