Pencarian

Podcast Kelupas

Pekanbaru Borong 4 Penghargaan Internasional, Sabarudi: Jangan Hanya Jadi Piala

Sabtu, 12 September 2026 • 06:13:56 WIB
Pekanbaru Borong 4 Penghargaan Internasional, Sabarudi: Jangan Hanya Jadi Piala
Anggota DPRD Kota Pekanbaru, Muhammad Sabarudi.

PEKANBARU (RA) - Kota Pekanbaru memborong empat penghargaan internasional dalam ajang 1st IMT-GT Green City Award 2026 di Kota Medan, Sumatera Utara, Rabu (9/9/2026) lalu.

Capaian tersebut mendapat apresiasi dari anggota DPRD Kota Pekanbaru, Muhammad Sabarudi. Namun, ia mengingatkan Pemko Pekanbaru agar tidak cepat berpuas diri.

Menurut Sabarudi, penghargaan tersebut harus menjadi tantangan bagi Pemko untuk membuktikan predikat Metropolitan Green City bukan sekadar slogan maupun penghargaan di atas kertas.

"Ini tentu menjadi kabar yang sangat positif bagi Kota Pekanbaru. Empat penghargaan yang diraih menunjukkan bahwa upaya dan kerja yang dilakukan mulai mendapat pengakuan di tingkat internasional," kata Sabarudi, Sabtu (12/9/2026).

Politikus PKS itu menegaskan, penghargaan tersebut jangan berhenti pada seremoni. Capaian itu harus menjadi energi baru untuk memperkuat pembangunan yang berwawasan lingkungan dan berkelanjutan.

"Jangan berhenti pada penghargaan. Justru ini harus menjadi motivasi untuk bekerja lebih keras. Yang paling penting adalah bagaimana konsep kota hijau ini benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat," tegasnya.

Sabarudi menyebut, keberhasilan kota hijau tidak hanya diukur dari jumlah penghargaan yang diterima pemerintah, tetapi juga dari kondisi lingkungan dan kualitas pelayanan perkotaan yang dirasakan langsung masyarakat.

Karena itu, ia mendorong Pemko Pekanbaru terus membenahi persoalan sampah, ruang terbuka hijau, kualitas lingkungan, transportasi hingga infrastruktur yang mendukung pembangunan kota berkelanjutan.

"Jangan sampai masyarakat hanya melihat pialanya, tetapi tidak merasakan perubahan di lingkungan tempat mereka tinggal," ujarnya.

Ia juga mendorong penguatan kolaborasi antara Pemko, DPRD, masyarakat, dunia usaha dan seluruh pemangku kepentingan agar penghargaan tersebut menghasilkan perubahan nyata.

Sebelumnya, Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho menyebut penghargaan tersebut merupakan pengakuan internasional sekaligus tanggung jawab bagi pemerintah untuk bekerja lebih keras.

"Ini bukan sekadar piala, tetapi pengakuan internasional terhadap arah pembangunan Pekanbaru menuju Metropolitan Green City. Penghargaan ini menjadi tanggung jawab bagi kami untuk bekerja lebih keras," kata Agung.

Empat penghargaan yang diraih Pekanbaru yakni penghargaan emas atau peringkat pertama kategori Pendidikan untuk Pembangunan Berkelanjutan, penghargaan perak peringkat kedua kategori Pengelolaan Keanekaragaman Hayati dan Ekosistem Perkotaan, serta penghargaan perunggu peringkat ketiga kategori Pengelolaan Sampah Padat.

Pekanbaru juga mendapat Sertifikat Pengakuan untuk kategori Transportasi Berkelanjutan dan Mobilitas Rendah Karbon.

Penghargaan tersebut diserahkan Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian dan diterima Wakil Wali Kota Pekanbaru Markarius Anwar yang mewakili Wali Kota Agung Nugroho.

Ajang tersebut digelar dalam rangkaian Pertemuan Kepala Daerah IMT-GT ke-32 yang melibatkan Indonesia, Malaysia dan Thailand, serta dihadiri para menteri, kepala daerah, perwakilan ASEAN dan Asian Development Bank.

Bagikan

Berita Lainnya

Indeks

Video

Indeks

Berita Terkini

Indeks