RIAUAKTUAL (RA) - Belakangan ramai video viral seseorang konsumsi jahe mentah untuk menolak flu. Cara ini disebut lebih efektif membantu tubuh terhindar dari flu sehingga jahe langsung dikunyah begitu saja.
Jahe memang dikenal memiliki sejumlah manfaat bagi tubuh. Namun, apakah benar mengonsumsi jahe mentah bisa mencegah flu? atau malah ada risiko tersembunyi yang malah merugikan tubuh?
Jahe Bersifat Antioksidan dan Antiinflamasi
Jahe memiliki sifat antioksidan dan antiinflamasi. Kandungan antioksidan yang tinggi tersebut bisa membantu meredakan peradangan di dalam tubuh.
Dalam kondisi gejala awal flu, jahe juga dapat membantu meredakan radang tenggorokan serta memberikan sensasi hangat pada tubuh.
Dokter spesialis gizi klinik dr Igus Ulfa Yaze, SpGK menegaskan bahwa konsumsi jahe tidak bisa dianggap sebagai obat instan yang dapat menghilangkan virus yang masuk ke dalam tubuh.
"Jahe memang bagus banget buat meredakan radang tenggorokan dan menghangatkan tubuh saat gejala awal flu. Tapi, jahe bukan obat pembunuh virus flu secara instan." kata dr Yaze, dikutip dari detikcom.
Tren mengunyah jahe secara langsung perlu diperhatikan, terutama jika dikonsumsi dalam kondisi mentah apalagi saat perut kosong.
dr Yaze mengungkapkan bahwa cara tersebut berisiko memicu iritasi pada lambung. Keluhan yang muncul dapat berupa rasa tidak nyaman hingga heartburn.
Bagi pengidap GERD, konsumsi jahe mentah juga dapat membuat keluhan GERD jadi kambuh.
"Mengunyah jahe secara langsung, apalagi dalam kondisi mentah dan juga dalam kondisi perut kosong, itu malah bisa mengiritasi lambung, bisa terjadi heartburn, dan juga GERD kamu jadi kumat." tegas dr Yaze.
Karena itu, memanfaatkan kandungan nutrisi dari jahe tetap perlu diimbangi dengan cara konsumsi yang lebih aman. Konsumsi potongan jahe yang masih mentah bukan berarti selalu mendapatkan efek kesehatan yang lebih maksimal.
dr Yaze menyarankan cara yang lebih baik dalam mengonsumsi jahe yaitu jahe digeprek kemudian diseduh menggunakan air hangat. Cara ini dapat menjadi pilihan konsumsi jahe yang lebih nyaman dan aman dibandingkan mengunyah jahe secara langsung.
"Jadi, cara terbaik cukup geprek jahe dan diseduh dengan air hangat. Bisa ditambah madu ataupun lemon." jelas dr Yaze.
Konsumsi jahe juga perlu dibarengi dengan kebiasaan yang mendukung daya tahan tubuh. Cukupi asupan makanan bergizi, istirahat yang cukup, dan berolahraga menjadi bagian penting untuk membantu tubuh mengatasi infeksi.
Jadi, jahe memang dapat memberikan manfaat dan membantu meredakan sejumlah keluhan, tetapi jangan menganggapnya sebagai obat instan untuk flu. Cara konsumsinya juga perlu diperhatikan agar tidak justru memicu masalah pada lambung.