Pencarian

Podcast Kelupas

Pelatihan Public Speaking IKWI Riau Dorong Perempuan Berani Tampil dan Ubah Mindset

Sabtu, 05 September 2026 • 13:32:09 WIB
Pelatihan Public Speaking IKWI Riau Dorong Perempuan Berani Tampil dan Ubah Mindset
Pelatihan Public Speaking IKWI Riau.

RIAU (RA) - Ikatan Keluarga Wartawan Indonesia (IKWI) Riau menggelar pelatihan public speaking bertema “Berani Tampil & Menginspirasi" di Sekretariat PWI Riau, Sabtu (5/9/2026).

Kegiatan ini diikuti pengurus IKWI Riau, pengurus IKWI kabupaten/kota se-Riau, serta wartawati PWI Riau. Pelatihan menghadirkan Communication Trainer Dr. Khairani Hasyim sebagai narasumber.

Ketua IKWI Riau, Fatia Ulfa, mengatakan pelatihan tersebut menjadi momentum bagi perempuan untuk menggali potensi yang selama ini mungkin belum berani ditampilkan.

Menurut Fatia, setiap perempuan memiliki kemampuan dan ide yang dapat dikembangkan. Namun, potensi tersebut terkadang tidak tersampaikan karena rasa takut dan kurangnya keberanian untuk tampil.

"Jangan biarkan rasa takut membungkam potensi dan kemampuan kita. Makanya IKWI mengadakan pelatihan ini," kata Fatia.

Ia menambahkan, setiap pengurus memiliki kelebihan masing-masing yang bisa dikembangkan, mulai dari kemampuan menulis, membaca puisi hingga keterampilan lainnya.

"Semua pengurus punya potensi masing-masing. Ada yang jago puisi, ada yang jago nulis," ujarnya.

Fatia juga mengapresiasi kehadiran Khairani Hasyim sebagai narasumber. Ia berharap pengalaman dan ilmu yang disampaikan dapat diserap peserta dan diterapkan dalam aktivitas organisasi maupun kehidupan sehari-hari.

Dalam pelatihan tersebut, Khairani tidak hanya mengajarkan teknik berbicara di depan publik, tetapi juga mengajak peserta membangun pola pikir positif untuk mengembangkan diri.

Ia memperkenalkan konsep PCD, yakni Personal, Content, dan Delivery. Ketiga unsur tersebut dinilai penting dalam membangun kemampuan seseorang ketika tampil dan menyampaikan pesan kepada audiens.

Khairani juga mengajak peserta yang ingin mengubah kehidupannya untuk terlebih dahulu mengubah mindset. Menurutnya, pengembangan diri tidak semata-mata berkaitan dengan penampilan atau rasa percaya diri, tetapi juga pengetahuan, ketulusan dan integritas, serta antusiasme.

Selain kemampuan public speaking, peserta mendapatkan materi tentang menentukan topik, menyusun konten yang relevan, hingga teknik menyampaikan pesan agar dapat diterima audiens.

Khairani juga mendorong peserta membangun kebiasaan positif melalui jurnal syukur sebelum tidur. Menurutnya, kebiasaan sederhana tersebut dapat menjadi sarana mengevaluasi diri sekaligus mensyukuri berbagai hal yang telah dilalui setiap hari.

Bagikan

Berita Lainnya

Indeks

Video

Indeks

Berita Terkini

Indeks