Pencarian

Podcast Kelupas

Lahan Warga Terbakar, PTPN IV Turunkan Personel dan Cegah Api Meluas

Sabtu, 29 Agustus 2026 • 05:45:35 WIB
Lahan Warga Terbakar, PTPN IV Turunkan Personel dan Cegah Api Meluas
PTPN IV Turunkan Personel dan Cegah Api Meluas.

RIAU (RA) - PTPN IV Regional III Kebun Sei Galuh mengerahkan 20 personel pemadam kebakaran lengkap dengan peralatan untuk membantu memadamkan kebakaran lahan gambut milik masyarakat di Desa Sungai Putih, Kabupaten Kampar, Riau.

Group Manager Distrik Timur PTPN IV Regional III, Amrizal Hamdi, mengatakan tim dikerahkan setelah kebakaran terjadi pada 24 Agustus 2026. Kondisi lahan gambut yang kering dan cuaca panas membuat proses pemadaman cukup sulit.

“Tim kami berjumlah 20 orang, lengkap dengan mesin dan peralatan pemadaman, berjibaku membantu pemadaman di areal masyarakat,” kata Amrizal, Jumat (28/8/2026).

Menurutnya, berkat kerja sama tim pemadam dan masyarakat, api berhasil dikendalikan sehingga tidak meluas. Luasan lahan yang terbakar diperkirakan hanya sekitar seperempat hektare.

“Alhamdulillah setelah beberapa jam berjibaku, kebakaran berhasil kita kendalikan dan dicegah agar tidak meluas,” ujarnya.

Tak hanya memadamkan api, personel PTPN IV Regional III juga melakukan pendinginan dan pembasahan. Langkah ini penting karena api di lahan gambut dapat menyimpan bara di bawah permukaan tanah dan kembali muncul.

“Tanah dengan kontur gambut kering harus diperlakukan secara khusus karena bara api bisa masih tersimpan di dalam tanah. Alhamdulillah, proses pemadaman dan pembasahan berhasil diselesaikan di hari yang sama,” jelas Amrizal.

Aksi tersebut menjadi bagian dari komitmen PTPN IV Regional III dalam membantu masyarakat menghadapi ancaman karhutla, khususnya di wilayah yang berbatasan dengan areal perusahaan.

Sebelumnya, pada Juli 2026, PTPN IV Regional III bersama BPBD dan Damkar Provinsi Riau juga memperkuat kesiapsiagaan masyarakat melalui program Desa Mandiri Peduli Gambut (DMPG).

Program tersebut diwujudkan melalui pelatihan serta penyaluran peralatan pemadaman kepada Masyarakat Peduli Api (MPA) di desa-desa yang berada di kawasan gambut dan berbatasan dengan Kebun Sei Galuh.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD dan Damkar Provinsi Riau, Jim Gafur, mengapresiasi langkah tersebut. Menurutnya, karhutla tidak bisa ditangani sendiri oleh pemerintah, tetapi membutuhkan keterlibatan dunia usaha dan masyarakat.

“Karhutla merupakan ancaman bersama. Karena itu, upaya pencegahannya membutuhkan kolaborasi seluruh pihak,” kata Jim.

Ia menilai keterlibatan PTPN IV Regional III dalam membantu masyarakat sekaligus meningkatkan kapasitas MPA merupakan langkah penting untuk memperkuat pencegahan karhutla selama musim kemarau.

Bagikan

Berita Lainnya

Indeks

Video

Indeks

Berita Terkini

Indeks