PEKANBARU (RA) - Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Amanat Nasional (PAN) Kota Pekanbaru, memperingati HUT ke-28 PAN dengan menggelar sejumlah kegiatan sosial di Rumah PAN, Kecamatan Sukajadi, Minggu (23/8/2026).
Para pengurus dan kader menggelar kegiatan sembako murah hingga memberikan santunan anak yatim. Kegiatan ini juga dirangkai dengan peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Hadir dalam kegiatan tersebut Ketua DPW PAN Riau Ir H Sahidin, Ketua DPD PAN Kota Pekanbaru Roni Pasla, Sekretaris DPD PAN Arwinda Gusmalina, Bendahara Doni Saputra, Anggota Fraksi PAN DPRD Pekanbaru, serta jajaran DPC dan DPRt PAN se-Kota Pekanbaru.
Dalam peringatan HUT ke-28 ini, DPD PAN Pekanbaru menggelar PANsar Murah dan berbagai permainan rakyat. Kegiatan diawali dengan pemberian santunan kepada anak yatim dan dilanjutkan pemotongan tumpeng sebagai bentuk syukur atas perjalanan PAN yang kini berusia 28 tahun.
Ketua DPD PAN Kota Pekanbaru Roni Pasla mengatakan, usia 28 tahun merupakan perjalanan panjang PAN sejak berdiri pada 23 Agustus 1998.
"Hari ini genap 28 tahun usia PAN. Dari 23 Agustus 1998, kita hari ini 28 tahun dalam rangka menyambut HUT PAN sekaligus bertepatan dengan HUT ke-81 RI," kata Roni.
Menurut Roni, peringatan HUT PAN tidak hanya untuk memeriahkan hari jadi partai, tetapi juga menjadi momentum untuk hadir dan membantu masyarakat secara langsung.
Salah satunya melalui PANsar Murah. Masyarakat dan kader PAN bisa mendapatkan paket sembako hanya dengan harga Rp28 ribu.
"PANsar murah ini ditebus cukup dengan Rp28 ribu, melambangkan 28 tahun usia PAN. Sasarannya seluruh kader PAN yang ada di Kota Pekanbaru beserta masyarakat. Hari ini kita diberi arahan oleh ketua umum untuk bagaimana membantu secara riil, langsung menyentuh ke tengah-tengah masyarakat," jelasnya.
Roni mengatakan, memasuki usia ke-28 tahun, PAN harus semakin matang dalam berpolitik. Menurutnya, keberhasilan partai tidak hanya diukur dari kemenangan pemilu atau jumlah kursi di parlemen, tetapi juga dari manfaat yang diberikan kepada masyarakat.
"Di usia ke-28 PAN, ini adalah usia yang dewasa. Artinya, kita sudah dewasa dalam berpolitik. Kita tidak sekadar hanya untuk mencari kursi yang banyak dalam pemilu, tapi juga harus banyak bermanfaat bagi masyarakat luas," tegasnya.
Roni yang juga Anggota DPRD Pekanbaru itu menegaskan, semangat tersebut harus sesuai dengan tagline PAN, yakni ‘Bantu Rakyat’.
"Tagline PAN adalah ‘Bantu Rakyat’. Jadi ini jangan hanya jadi slogan. Contohnya hari ini, kami PAN Kota Pekanbaru memberikan santunan kepada anak yatim dan sekaligus melaksanakan PANsar murah," pungkasnya.