KUANSING (RA) - Perhelatan Pacu Jalur Event Kebudayaan 2026 di Tepian Lubuok Sobae, Baserah, Kecamatan Kuantan Hilir, Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), mendapat pengamanan dari jajaran kepolisian.
Pada hari pertama pelaksanaan, Kamis (13/8/2026), seluruh rangkaian perlombaan berlangsung lancar dan kondusif.
Sebanyak 106 personel kepolisian dikerahkan untuk mengamankan pelaksanaan pacu jalur. Personel tersebut berasal dari Polres Kuansing, Polsek Kuantan Hilir, Polsek Logas Tanah Darat, Polsek Pangean dan Polsek Cerenti.
Kapolsek Kuantan Hilir Iptu Edi Winoto mengatakan, pengamanan pada hari pertama berjalan sesuai dengan yang diharapkan.
"Alhamdulillah pada hari pertama berjalan lancar. Mudah-mudahan hari ini merupakan hari kedua kita berharap juga berjalan dengan lancar," ujar Edi kepada RiauAktual.com, Jumat (14/8/2026) siang.
Edi menjelaskan, ratusan personel tersebut ditempatkan di sejumlah titik yang dinilai membutuhkan pengamanan.
Pengamanan tidak hanya dilakukan di arena perlombaan, tetapi juga mencakup jalur lalu lintas hingga sejumlah titik yang menjadi pusat keramaian masyarakat.
"Personel yang terlibat dari kepolisian berjumlah 106 personel. Ini terdiri dari personel Polres Kuansing, Polsek Logas Tanah Darat, Polsek Pangean dan Polsek Cerenti," jelasnya.
Menurut Edi, pengamanan dilakukan untuk memastikan perlombaan tradisional masyarakat Kuansing tersebut dapat berlangsung aman dan tertib hingga seluruh rangkaian kegiatan selesai.
Selain menjaga keamanan selama perlombaan, polisi juga mengingatkan masyarakat yang datang menyaksikan Pacu Jalur agar tetap memperhatikan keamanan pribadi.
Edi meminta pengunjung memastikan kendaraan yang diparkir dalam kondisi terkunci serta tidak meninggalkan barang berharga di dalam mobil maupun sepeda motor.
"Kepada pengunjung agar berhati-hati. Pastikan motor yang diparkir agar dikunci, dan jangan meninggalkan barang-barang berharga di mobil atau sepeda motor," imbaunya.
Ia juga meminta para atlet atau anak pacu untuk tetap menjunjung tinggi sportivitas selama perlombaan.
Hal yang sama disampaikan kepada masing-masing suporter jalur.
Edi mengingatkan suporter agar tidak melakukan tindakan yang dapat memicu keributan maupun memancing emosi pendukung jalur lainnya.
"Jangan melakukan hal-hal yang menyebabkan kerusuhan atau memancing emosi lawan. Bersorak boleh, tapi jangan memancing emosi lawan," tegasnya.
Menurutnya, Pacu Jalur bukan sekadar perlombaan, tetapi telah menjadi identitas budaya masyarakat Kuantan Singingi.
Karena itu, seluruh masyarakat diharapkan ikut menjaga suasana selama perhelatan berlangsung.
"Pacu jalur ini merupakan identitas kita sebagai warga Kuansing. Maka dari itu mari kita sukseskan, mari kita jaga budaya pacu jalur ini," pungkas Edi.
Kapolsek Kuantan Hilir juga mengimbau masyarakat segera melapor kepada petugas apabila menemukan atau mengalami sesuatu yang berpotensi mengganggu keamanan selama kegiatan berlangsung.
Dengan pengamanan yang melibatkan ratusan personel tersebut, kepolisian berharap seluruh rangkaian Pacu Jalur Event Kebudayaan 2026 di Tepian Lubuok Sobae Baserah dapat berlangsung aman, tertib dan kondusif hingga selesai.