Pencarian

Podcast Kelupas

Ekspedisi Merah Putih Polda Riau Tembus Pelosok Kampar dengan Naik Perahu hingga Jalan Kaki

Senin, 10 Agustus 2026 • 16:30:12 WIB
Ekspedisi Merah Putih Polda Riau Tembus Pelosok Kampar dengan Naik Perahu hingga Jalan Kaki
Ekspedisi Merah Putih Polda Riau tembus pelosok Kampar dengan naik perahu hingga jalan kaki.

KAMPAR (RA) - Semangat kemerdekaan Republik Indonesia ke-81 turut dibawa jajaran Polda Riau hingga ke pelosok Kabupaten Kampar.

Sebanyak 81 personel membawa bendera Merah Putih sepanjang 81 meter dalam Ekspedisi Merah Putih Presisi Polda Riau di Desa Tanjung Belit Selatan, Kecamatan Kampar Kiri Hulu, Senin (10/8/2026).

Untuk mencapai lokasi, rombongan harus menempuh perjalanan darat sebelum menyeberangi Sungai Subayang menggunakan perahu. Perjalanan kemudian dilanjutkan dengan berjalan kaki sekitar satu kilometer menuju pusat kegiatan.

Medan yang cukup sulit tidak menyurutkan semangat rombongan. Bendera Merah Putih sepanjang 81 meter dibawa sebagai simbol peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI.

Di sepanjang perjalanan, personel juga mengibarkan Merah Putih sekaligus menyerahkan bantuan sosial kepada sejumlah warga yang membutuhkan.

Ekspedisi tersebut dipimpin Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Riau Kombes Pol Muhammad Hasyim Risahondua.

Turut hadir sejumlah pejabat utama Polda Riau, Kapolres Kampar AKBP Boby Putra Ramadhan Sebayang, Wakapolres Kampar Kompol Rizki Hidayat, serta perwakilan Pemkab Kampar, TNI, Kejaksaan, tokoh adat, tokoh agama dan masyarakat.

Setibanya di Desa Tanjung Belit Selatan, rombongan disambut antusias oleh masyarakat. Sejumlah kegiatan pengabdian kemudian digelar, mulai dari pelayanan kesehatan gratis hingga penyerahan bantuan sosial.

Pelayanan kesehatan dilaksanakan tim kesehatan Polres Kampar bersama Puskesmas setempat. Sebanyak 85 warga mendapatkan pemeriksaan kesehatan dan obat-obatan secara gratis.

Dalam sambutannya mewakili Kapolda Riau, Kombes Pol Muhammad Hasyim Risahondua mengatakan Tanjung Belit Selatan dipilih karena memiliki kekayaan alam dan budaya yang masih terjaga.

"Kami sengaja datang ke sini karena melihat Desa Tanjung Belit Selatan masih sangat terjaga kelestarian alam dan budayanya. Kehadiran kami adalah bukti bahwa negara hadir di mana saja, tak terkecuali di pelosok desa," ujar Hasyim.

Ia mengajak masyarakat bersama-sama menjaga kelestarian alam dan persatuan sebagai bentuk rasa syukur atas kemerdekaan.

Sementara itu, Kapolres Kampar AKBP Boby Putra Ramadhan Sebayang menegaskan kegiatan tersebut merupakan bentuk komitmen Polri untuk terus hadir dan dekat dengan masyarakat, termasuk warga yang berada di wilayah dengan akses sulit.

"Jarak jauh, medan sulit, dan sungai bukan penghalang bagi kami untuk hadir menyapa saudara-saudara kita di Tanjung Belit Selatan. Semoga kehadiran kami hari ini membawa manfaat nyata, mempererat persaudaraan, dan semakin menumbuhkan rasa cinta kita bersama terhadap tanah air tercinta Indonesia," katanya.

Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan Dialog Kebangsaan. Warga dari berbagai kalangan, mulai tokoh masyarakat, pemuda, perempuan hingga pelajar, menyampaikan pertanyaan dan harapan terkait makna kemerdekaan serta peran generasi muda dalam menjaga persatuan dan keutuhan bangsa.

Salah satu pembahasan yang mendapat perhatian yakni bagaimana generasi muda dapat membela negara tanpa menggunakan senjata.

Dalam dialog tersebut disampaikan bahwa bela negara dapat diwujudkan melalui berbagai hal sederhana, seperti belajar dengan sungguh-sungguh, meraih prestasi, menjaga ketertiban, serta memberikan kontribusi positif bagi lingkungan dan masyarakat.

Pada puncak kegiatan, Polda Riau bersama jajaran menyerahkan bantuan sosial kepada masyarakat.

Bantuan yang disalurkan terdiri dari 250 paket sembako, 81 paket obat-obatan, dua unit kursi roda, ribuan bendera Merah Putih, perlengkapan keamanan lingkungan, serta sarana olahraga.

Kegiatan juga diisi dengan penanaman pohon secara simbolis di halaman Masjid Jami' Desa Tanjung Belit Selatan.

Secara keseluruhan, sebanyak 810 batang bibit pohon ditanam sebagai bagian dari upaya menjaga kelestarian lingkungan sekaligus menumbuhkan kepedulian masyarakat terhadap alam.

Ekspedisi Merah Putih Presisi Polda Riau berakhir sekitar pukul 13.30 WIB. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman dan kondusif.

Bagi masyarakat Tanjung Belit Selatan, kedatangan rombongan kepolisian bukan sekadar kegiatan seremonial memperingati kemerdekaan.

9Kehadiran tersebut menjadi bentuk perhatian dan kepedulian kepada masyarakat di wilayah pelosok yang harus ditempuh dengan menyeberangi sungai dan berjalan kaki.

Semangat Merah Putih pun hadir hingga ke pelosok Kampar, membawa pesan bahwa kemerdekaan, persatuan dan kehadiran negara harus dapat dirasakan seluruh masyarakat.

Bagikan

Berita Lainnya

Indeks

Video

Indeks

Berita Terkini

Indeks