Pencarian

Podcast Kelupas

Ekspedisi Merah Putih Polda Riau Jangkau Pulau Terluar Bengkalis, Bawa Bansos hingga Mesin Ketinting untuk Nelayan

Kamis, 06 Agustus 2026 • 22:31:22 WIB
Ekspedisi Merah Putih Polda Riau Jangkau Pulau Terluar Bengkalis, Bawa Bansos hingga Mesin Ketinting untuk Nelayan

BENGKALIS (RA) - Semangat Merah Putih terus dikobarkan hingga ke wilayah pulau terluar, terisolir, dan tertinggal (3T). Menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Polda Riau bersama Polres Bengkalis menggelar Ekspedisi Merah Putih di Desa Makeruh, Kecamatan Rupat, Kabupaten Bengkalis, Kamis (6/8/2026).

Kegiatan tersebut menjadi wujud nyata kehadiran negara di wilayah perbatasan melalui berbagai program sosial, pelayanan kesehatan, pemberdayaan ekonomi masyarakat pesisir, hingga penguatan semangat kebangsaan.

Ekspedisi dipimpin langsung Wakapolda Riau Brigjen Pol. Dr. Hengki Heri. Turut hadir Bupati Bengkalis Hj. Kasmarni, Dirresnarkoba Polda Riau Kombes Pol. Putu Yudha Prawira, Kabid Humas Polda Riau Kombes Pol. Achmadi, Kabid Keuangan Polda Riau Kombes Pol. Marsono, Danposal Tanjung Medang, Camat Rupat Hariadi, Camat Rupat Utara Riki Subagio, para kepala desa se-Kecamatan Rupat, tokoh adat, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta unsur Forkopimda.

Kapolres Bengkalis AKBP Fahrian Saleh Siregar mengatakan, Ekspedisi Merah Putih merupakan bentuk nyata pengabdian Polri kepada masyarakat, khususnya di wilayah kepulauan dan perbatasan.

Dalam kegiatan tersebut, masyarakat menerima pembagian Bendera Merah Putih sebagai simbol kecintaan terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia sekaligus menyemarakkan peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI.

Selain itu, Polda Riau dan Polres Bengkalis juga menyalurkan bantuan sosial kepada masyarakat serta menyerahkan bantuan mesin ketinting bagi para nelayan. Bantuan itu diharapkan dapat meningkatkan produktivitas nelayan sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat pesisir.

Tak hanya menyentuh sektor ekonomi, kegiatan juga menghadirkan pelayanan kesehatan gratis bagi warga. Tim medis memberikan pemeriksaan kesehatan umum, konsultasi medis, pengecekan tekanan darah, gula darah, hingga berbagai layanan kesehatan lainnya.

Pelayanan tersebut disambut antusias masyarakat karena memudahkan warga, khususnya yang tinggal di wilayah kepulauan, memperoleh layanan kesehatan tanpa dipungut biaya.

Sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan, rombongan juga melakukan penanaman bibit mangrove di kawasan pesisir Desa Makeruh.

Langkah ini bertujuan menjaga kelestarian ekosistem pantai, mencegah abrasi, sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga lingkungan.

Rangkaian kegiatan ditutup dengan Dialog Kebangsaan yang melibatkan pemerintah daerah, TNI-Polri, tokoh adat, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan warga. Dialog tersebut menjadi ruang memperkuat persatuan, mempererat silaturahmi, serta menanamkan nilai-nilai kebangsaan bagi masyarakat di wilayah perbatasan.

"Melalui kegiatan ini, Polri hadir memberikan pelayanan, bantuan sosial, pelayanan kesehatan, pemberdayaan ekonomi masyarakat pesisir, pelestarian lingkungan, sekaligus memperkuat semangat kebangsaan di wilayah perbatasan," ujar AKBP Fahrian Saleh Siregar.

Ia berharap semangat Merah Putih terus berkibar hingga ke pelosok negeri serta semakin memperkuat sinergi antara Polri, pemerintah daerah, TNI, dan seluruh elemen masyarakat.

"Negara harus benar-benar hadir untuk melayani seluruh rakyat Indonesia tanpa terkecuali, termasuk masyarakat yang berada di pulau-pulau terluar, terisolir, dan tertinggal," tegasnya.

Bagikan

Berita Lainnya

Indeks

Video

Indeks

Berita Terkini

Indeks