Pencarian

Podcast Kelupas

Mengapa QR Code Selalu Berbentuk Kotak?

Ahad, 02 Agustus 2026 • 05:43:46 WIB
Mengapa QR Code Selalu Berbentuk Kotak?
ilustrasi QR code.

RIAUAKTUAL (RA) - QR Code kini digunakan untuk pembayaran digital, absensi, hingga tiket elektronik. Namun, pernahkah Anda bertanya mengapa bentuknya selalu kotak?

Melansir Denso Wave, QR Code dikembangkan di Jepang pada 1994 untuk menyimpan informasi lebih banyak dibanding barcode. Para pengembang juga ingin menciptakan kode yang dapat dipindai dengan cepat dari berbagai arah.

"Kami ingin mengembangkan kode yang mudah dipindai sekaligus mampu menyimpan banyak informasi. Tujuannya adalah menciptakan kode yang dapat dibaca dengan cepat dari berbagai arah," tulis Denso Wave.

Tantangan terbesar muncul saat menentukan pola yang mudah dikenali pemindai. Tim pengembang kemudian menambahkan penanda posisi berbentuk persegi di tiga sudut QR Code.

Insinyur Denso Wave, Masahiro Hara, memilih bentuk persegi karena pola tersebut paling jarang ditemukan pada dokumen cetak. Dengan begitu, pemindai tidak mudah keliru mengenali objek lain sebagai QR Code.

Untuk memastikan keakuratannya, tim pengembang meneliti berbagai gambar, simbol, hingga formulir. Mereka kemudian menemukan pola hitam-putih dengan rasio 1:1:3:1:1 yang paling mudah dikenali.

Pola tersebut memungkinkan pemindai menentukan posisi dan arah QR Code secara otomatis. Kode tetap dapat dibaca meski diputar hingga 360 derajat.

Berkat rancangan tersebut, QR Code mampu dipindai lebih cepat dibanding kode dua dimensi lain pada masanya. Kapasitas penyimpanan datanya pun jauh lebih besar dibanding barcode.

Kini, bentuk kotak pada QR Code bukan sekadar pilihan desain. Struktur tersebut menjadi kunci agar proses pemindaian berlangsung cepat, akurat, dan konsisten.

Bagikan

Berita Lainnya

Indeks

Video

Indeks

Berita Terkini

Indeks