Pencarian

Podcast Kelupas

KONI Pekanbaru Dilantik, Wako Agung Harapkan Bisa jadi Wadah Cetak Atlet Berprestasi

Sabtu, 01 Agustus 2026 • 16:55:00 WIB
KONI Pekanbaru Dilantik, Wako Agung Harapkan Bisa jadi Wadah Cetak Atlet Berprestasi
Wali Kota Pekanbaru, Agung Nugroho foto bersama Ketua KONI terpilih, Faisal Reza dan jajaran pengurus

PEKANBARU (RA) - Wali Kota (Wako) Pekanbaru, Agung Nugroho menghadiri pelantikan Pengurus Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Pekanbaru periode 2026–2030, Sabtu (1/8/2026) di Hotel Grand Elite Pekanbaru.

Kepengurusan baru KONI Pekanbaru, resmi dipimpin Ketua Umum Achmad Faisal Reza. Prosesi pelantikan dilakukan langsung oleh Ketua KONI Provinsi Riau, Iskandar Hoesin.

Puncak pelantikan ditandai dengan pengambilan sumpah pengurus serta penyerahan bendera pataka KONI dari Ketua KONI Riau kepada Achmad Faisal Reza sebagai simbol kepemimpinan KONI Pekanbaru periode 2026–2030.

Wako Agung menyambut baik pelantikan pengurus baru KONI Pekanbaru. Ia menilai kepengurusan baru ini membawa semangat baru bagi dunia olahraga di Kota Bertuah.

"Saya merasakan aura yang berbeda. Betul yang disampaikan Bung Reza, mesin KONI ini ibarat sudah lama dingin dan harus segera dipanaskan," kata Wako dalam sambutannya.

Agung berharap KONI Pekanbaru tidak hanya menjadi organisasi formal, tetapi mampu menjadi wadah yang membawa atlet Pekanbaru meraih prestasi dan medali emas.

Menurutnya, selama ini perjuangan atlet untuk meraih prestasi sangat berat, namun terkadang apresiasi terhadap atlet masih belum maksimal.

Karena itu, ia mendorong KONI bersama seluruh cabang olahraga untuk aktif menggelar berbagai event olahraga, baik tingkat kota maupun provinsi.

"Kita ingin setiap cabang olahraga memiliki ruang untuk membuat event. Dengan adanya event olahraga, selain meningkatkan prestasi juga bisa menggerakkan ekonomi masyarakat," ujarnya.

Agung menambahkan, Pemko Pekanbaru siap mendukung peningkatan anggaran KONI. Ia menyebut kemungkinan adanya tambahan anggaran melalui APBD Perubahan (APBD-P) 2026 untuk memperkuat pembinaan olahraga.

"Mudah-mudahan APBD-P 2026 segera disahkan. Salah satunya untuk menambah anggaran KONI agar cabor-cabor bisa membuat event dan membina atlet," paparnya.

Wakil Ketua DPRD Kota Pekanbaru, Tengku Azwendi dan Andry Saputra

Selain dihadiri Wako, kegiatan juga dihadiri Wakil Walikota Markarius Anwar, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Pekanbaru Yuliarso, Wakil Ketua Tengku Azwendi, Andry Saputra, dan anggota DPRD Pekanbaru, serta para pengurus cabang olahraga (cabor) di Kota Pekanbaru.

Mengusung tema "Kolaborasi Bangun Prestasi, Olahraga Jaya, Pekanbaru Juara", kepengurusan baru KONI Pekanbaru berkomitmen melakukan pembenahan dan memperkuat pembinaan olahraga prestasi.

Dalam sambutannya, Ketua Umum KONI Pekanbaru Achmad Faisal Reza menyampaikan rasa terima kasih atas kepercayaan yang diberikan untuk memimpin KONI selama 4 tahun ke depan.

Amanah tersebut bukan sekadar sebuah kehormatan, tetapi tanggung jawab besar untuk memajukan olahraga prestasi di Kota Pekanbaru.

"KONI harus menjadi rumah besar bagi seluruh insan olahraga. Fokus utama kami ke depan adalah memperkuat pembinaan atlet, meningkatkan kualitas pelatih, serta mengembangkan seluruh cabang olahraga di Kota Pekanbaru secara merata dan berkelanjutan," kata Faisal Reza.

Ia menegaskan, prestasi olahraga tidak dapat diraih secara instan, melainkan melalui proses pembinaan yang disiplin, konsisten, dan didukung ekosistem olahraga yang sehat.

Karena itu, KONI Pekanbaru akan mendorong pembinaan atlet sejak usia dini, memperkuat sistem latihan, serta memastikan adanya jenjang pembinaan yang jelas mulai dari tingkat pelajar, klub, hingga atlet berprestasi.

"Kepada para pelatih, kami menempatkan mereka sebagai ujung tombak pembinaan. KONI Pekanbaru berkomitmen meningkatkan kompetensi pelatih melalui pelatihan, sertifikasi, workshop, serta kerja sama dengan berbagai pihak," jelasnya.

Faisal Reza juga menegaskan tidak akan ada cabang olahraga yang dianaktirikan dalam kepengurusan baru ini.

"Semua cabang olahraga memiliki potensi dan kontribusi bagi kejayaan Kota Pekanbaru. Tidak ada yang akan dianakemaskan dan tidak ada yang akan ditinggalkan," tegasnya.

Untuk periode 2026–2030, KONI Pekanbaru membawa visi mewujudkan organisasi yang profesional, bersatu, dan berprestasi dalam membangun olahraga yang maju, berkarakter, serta berdaya saing di tingkat provinsi maupun nasional.

Beberapa program yang akan dilakukan di antaranya memperkuat tata kelola organisasi, meningkatkan kualitas pembinaan atlet, meningkatkan kapasitas pelatih dan tenaga olahraga, pemerataan pembinaan cabor, serta memperkuat sinergi dengan pemerintah, dunia usaha, sekolah, perguruan tinggi, dan masyarakat.

Sebagai langkah awal, KONI Pekanbaru menargetkan penyusunan database atlet dan pelatih terintegrasi, pemetaan potensi cabang olahraga, penguatan kejuaraan daerah, serta peningkatan partisipasi atlet Pekanbaru di berbagai ajang.

Faisal Reza juga berharap dukungan penuh dari Pemerintah Kota Pekanbaru, khususnya dalam penyediaan sarana prasarana dan dukungan anggaran.

"Majunya olahraga tidak bisa dibebankan kepada KONI saja. Dibutuhkan kolaborasi seluruh pihak agar pembinaan atlet dapat berjalan maksimal," sebutnya.

Ia juga mendorong agar Pekanbaru kembali menggelar Pekan Olahraga Kota (Porkot) di tahun 2026 setelah terakhir dilaksanakan pada 2019. 

Porkot tersebut penting sebagai ajang mencari bibit atlet sebelum menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Riau 2027.

"Ada harapan dari teman-teman cabor untuk dapat menggelar Porkot. Terakhir itu diadakan 2019, jadi mesin lama sudah dingin dan ibarat sudah kotor. Dengan keberadaan kami sebagai kepengurusan baru disini mesin mulai panas, jadi kami minta dukungan dari Walikota semoga Porkot terlaksana di 20206 karena di tahun 2027 akan ada Porprov Riau," papar Faisal Reza.

Bagikan

Berita Lainnya

Indeks

Video

Indeks

Berita Terkini

Indeks