Pencarian

Podcast Kelupas

Mutasi ASN Setwan Riau Diharapkan Ciptakan Peningkatan Kualitas Kerja

Senin, 25 Mei 2026 • 20:26:00 WIB
Mutasi ASN Setwan Riau Diharapkan Ciptakan Peningkatan Kualitas Kerja
Sekretaris Daerah (Sekda) Riau, Syahrial Abdi.

PEKANBARU (RA) - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau terus melakukan langkah pembinaan kepegawaian sebagai bagian dari upaya memperkuat tata kelola birokrasi dan meningkatkan kualitas kinerja.

Penataan ASN di lingkungan Sekretariat Dewan (Setwan) Riau menjadi salah satu fokus agar roda organisasi berjalan lebih efektif, profesional, dan terarah.

Mutasi pegawai dinilai bukan sekadar perpindahan tugas administratif, tetapi bagian dari strategi pembenahan internal untuk menghadirkan semangat baru di lingkungan kerja. Dengan penguatan dan pembinaan yang berkelanjutan, diharapkan kinerja Setwan Riau dapat semakin optimal.

Sekretaris Daerah Riau, Syahrial Abdi, mengatakan bahwa ASN yang baru masuk ke Sekretariat DPRD harus mampu cepat beradaptasi dengan lingkungan kerja yang baru.

Ia menilai kehadiran pegawai baru harus menjadi energi positif untuk mendukung pelayanan kepada unsur kedewanan di DPRD Riau.

“Untuk pegawai yang masuk, kita meminta mereka untuk segera cepat belajar, menjadi energi baru, dan tentunya membawa semangat positif untuk pelayanan, khususnya kepada kedewanan kita di DPRD. Kita ingin ada semangat baru di kinerja Sekwan DPRD,” katanya, Senin (25/05/2026).

Dijelaskan, proses mutasi ini memiliki tujuan besar, yakni mencegah kesalahan atau persoalan lama terulang kembali. Karena itu, seluruh aparatur sipil negara di Setwan Riau diminta memahami makna mutasi sebagai bentuk pembinaan, bukan sekadar perpindahan tempat kerja.

Ia menambahkan, pentingnya peningkatan rasa tanggung jawab individu maupun kolektif di lingkungan birokrasi. Dengan demikian, setiap ASN diharapkan mampu bekerja lebih disiplin, profesional, dan berorientasi pada pencapaian tujuan organisasi.

“Tentunya kita berharap, karena tujuan mutasi ini adalah agar kesalahan tidak berulang. Jadi seluruh ASN dapat menyadari hal ini dan tanggung jawabnya menjadi lebih baik ke depan. Terakhir, tadi kita sampaikan juga bahwa prinsipnya di tengah-tengah situasi seperti ini, kita harus bekerja dengan baik untuk mencapai tujuan organisasi,” jelasnya.

Diungkapkan, dalam proses mutasi tersebut Pemprov Riau mencatat jumlah pegawai yang keluar dari Sekretariat DPRD sama dengan jumlah pegawai yang masuk. Penyesuaian ini dilakukan agar keseimbangan sumber daya manusia tetap terjaga dan tidak mengganggu jalannya pelayanan administrasi maupun operasional kelembagaan.

Total pegawai yang dimutasi keluar sebanyak 307 orang dan jumlah pegawai masuk juga mencapai 307 orang. Namun, pelaksanaannya dilakukan bertahap agar proses adaptasi dan administrasi berjalan lebih tertib.

“Total pegawai keluar 307 orang, pegawai masuk juga 307 orang. Tapi realisasi hari ini baru 132 orang yang dihadirkan karena prosesnya dilakukan secara bertahap. Hari ini juga mereka sudah bisa langsung masuk kantor,” ungkapnya.

Ia juga meminta seluruh ASN yang terdampak mutasi agar tidak merasa khawatir menghadapi perubahan penugasan. Menurutnya, mutasi merupakan bagian dari dinamika birokrasi yang harus dijalani dengan penuh tanggung jawab dan keyakinan.

Sekda Syahrial Abdi mengajak seluruh pegawai untuk tetap bekerja secara maksimal, menjaga integritas, serta menumbuhkan optimisme dalam menjalankan tugas. Ia berharap setiap ASN yang bekerja dengan baik akan memperoleh hasil positif bagi karier dan pengabdian kepada masyarakat.

“Saya harap tidak perlu khawatir, karena rezeki itu dari Allah SWT. Bekerjalah dengan baik, mudah-mudahan akan mendapatkan kebaikan pula," pungkasnya.

Bagikan
Sumber: Sri Wahyuni

Berita Lainnya

Indeks

Video

Indeks

Berita Terkini

Indeks