PEKANBARU (RA) - Upaya penghematan energi yang terus didorong pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto mulai diterapkan dalam kehidupan sehari-hari para pekerja, termasuk karyawan PTPN IV PalmCo.
Tanpa seremoni besar, sejumlah karyawan PalmCo memilih mengurangi penggunaan kendaraan pribadi dengan menggunakan transportasi umum, bersepeda hingga berjalan kaki menuju kantor.
Di Head Office PalmCo Jakarta, Nabila Shifa setiap hari menggunakan Commuter Line dari Depok menuju Jakarta.
"Awalnya karena lebih praktis, tetapi lama-kelamaan saya merasa ini juga menjadi cara sederhana untuk ikut mengurangi penggunaan kendaraan pribadi," ujarnya, Jum'at (8/5/2026).
Menurutnya, penggunaan transportasi publik membuat perjalanan lebih efisien sekaligus mendukung penghematan energi dan pengurangan emisi.
Hal serupa dilakukan Christovanly yang memilih menggunakan TransJakarta untuk aktivitas sehari-hari menuju kantor.
"Selain lebih hemat, saya juga merasa ikut berkontribusi mengurangi kepadatan lalu lintas dan konsumsi BBM," katanya.
Sementara di Riau, sejumlah karyawan PTPN IV Regional III mulai membiasakan diri berangkat kerja menggunakan sepeda melalui Komunitas Gowes Regional III atau Go_R3.
Ketua Go_R3, Hendra, mengatakan tren bersepeda di kalangan karyawan terus meningkat dalam beberapa waktu terakhir.
"Bersepeda bukan hanya membuat tubuh lebih sehat, tetapi juga menjadi bentuk dukungan terhadap efisiensi energi," ujarnya.
Menurutnya, kebiasaan tersebut juga membangun kebersamaan antarkaryawan sekaligus mengurangi penggunaan kendaraan bermotor.
Dari Medan hingga Lampung, semangat serupa juga dilakukan sejumlah karyawan dengan berjalan kaki menuju kantor.
Rahmad Syahputra mengaku memilih berjalan kaki karena lebih sehat dan sederhana.
"Kalau jaraknya masih bisa ditempuh dengan berjalan kaki, saya lebih memilih jalan. Lebih sehat, lebih sederhana, dan tentu lebih hemat energi," katanya.
Hal senada disampaikan Hery Kusdiyanto yang menilai berjalan kaki menjadi bentuk penghematan paling mudah dilakukan.
"Tidak perlu biaya transportasi, tidak menggunakan BBM, dan badan juga terasa lebih segar," ujarnya.
Kebiasaan sederhana tersebut dinilai menjadi bentuk nyata dukungan terhadap penghematan energi nasional di tengah meningkatnya perhatian pemerintah terhadap efisiensi konsumsi BBM dan pengurangan emisi.
Dari naik kereta, bus, bersepeda hingga berjalan kaki, langkah kecil para pekerja itu menunjukkan bahwa penghematan energi dapat dimulai dari aktivitas sehari-hari.