PEKANBARU (RA) - Perjalanan PSPS Pekanbaru di ajang Liga 2 Pegadaian Championship 2025-2026 resmi berakhir. Tim kebanggaan masyarakat Riau itu menutup musim di peringkat ke-6 klasemen akhir setelah seluruh rangkaian laga pekan ke-27 rampung digelar.
Askar Bertuah mengoleksi 37 poin dari total 27 pertandingan yang dilakoni sepanjang musim. Rinciannya, PSPS mencatatkan 9 kemenangan, 10 hasil imbang, dan sisanya berujung kekalahan. Dari sisi produktivitas, tim ini tergolong cukup tajam dengan torehan 50 gol, meski lini pertahanan masih menjadi pekerjaan rumah setelah kebobolan 45 gol.
Perjalanan PSPS musim ini tak berjalan mulus sejak awal. Di putaran pertama, performa tim terbilang inkonsisten dan sempat membuat mereka tertahan di papan bawah klasemen. Dari sembilan pertandingan awal, PSPS hanya mampu meraih dua kemenangan, masing-masing saat menghadapi Sriwijaya FC dan Persiraja Banda Aceh.
Selebihnya, PSPS lebih banyak kehilangan poin penting usai ditahan imbang lawan seperti PSMS Medan, Garudayaksa FC, dan Sumsel United. Minimnya konsistensi membuat posisi mereka sulit beranjak dari papan bawah pada fase awal kompetisi.
Memasuki putaran kedua, perbaikan performa mulai terlihat meski belum signifikan. PSPS hanya mampu menambah dua kemenangan, yakni saat kembali menghadapi Sriwijaya FC dan Persekat Tegal. Sementara itu, hasil imbang masih mendominasi, termasuk saat menghadapi FC Bekasi City, PSMS Medan, dan Adhyaksa FC.
Kebangkitan PSPS baru benar-benar terlihat di putaran ketiga. Tim berjuluk Askar Bertuah itu tampil lebih agresif dan konsisten dalam meraih poin. Empat kemenangan berhasil diamankan, masing-masing saat melawan Sriwijaya FC, Persikad Depok, Persekat Tegal, dan Sumsel United.
Selain itu, PSPS juga mampu menahan imbang sejumlah tim kuat seperti Persiraja, Adhyaksa FC, Garudayaksa FC, dan PSMS Medan. Tren positif ini menjadi penutup manis bagi perjalanan mereka di musim ini.
Meski gagal menembus papan atas atau zona promosi, capaian peringkat ke-6 tetap menjadi sinyal kebangkitan bagi PSPS setelah sempat terseok di awal musim. Evaluasi di lini pertahanan dan peningkatan konsistensi diyakini menjadi kunci jika PSPS ingin berbicara lebih banyak pada musim berikutnya.