PEKANBARU (RA) - Tim SAR gabungan mengevakuasi seorang pria tanpa identitas (Mr X) yang ditemukan di Perairan Meranti, Sabtu (18/4/2026).
Korban diduga terkait insiden orang melompat dari kapal di jalur pelayaran tersebut.
Kepala Kantor SAR Pekanbaru, Budi Cahyadi, mengatakan pihaknya menerima informasi penemuan korban pada pukul 09.00 WIB dari agen kapal Dumai Line.
"Korban ditemukan di wilayah Pulau Rangsang, Perairan Meranti. Diduga merupakan korban dari kejadian sebelumnya, yaitu satu orang yang melompat dari kapal Dumai Line," ujar Budi dalam keterangannya.
Peristiwa itu diketahui terjadi sekitar pukul 08.40 WIB. Lokasi penemuan korban berada di titik koordinat sekitar 00°58'33" LU dan 102°51'28" BT.
Mendapat laporan tersebut, tim rescue dari Unit Siaga SAR Meranti langsung bergerak menuju lokasi kejadian.
Sebanyak tiga personel diberangkatkan dengan jarak tempuh sekitar 2,52 nautical mile.
"Tim langsung menuju lokasi dan berhasil mengevakuasi korban pada pukul 09.45 WIB," jelasnya.
Selanjutnya, jenazah korban dibawa ke Rumah Sakit Selat Panjang untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut bersama pihak kepolisian.
Budi menambahkan, operasi SAR kemudian diusulkan untuk ditutup setelah korban berhasil dievakuasi.
"Dengan telah ditemukannya korban, operasi SAR diusulkan ditutup dan seluruh unsur kembali ke satuan masing-masing," katanya.
Dalam operasi tersebut, sejumlah unsur terlibat di antaranya Polair Selat Panjang, TNI AL, BPBD, serta masyarakat setempat.
Pihak SAR juga mengimbau masyarakat, khususnya yang beraktivitas di perairan, agar selalu mengutamakan keselamatan guna menghindari kejadian serupa.