Pencarian

Podcast Kelupas

Peringati Nuzulul Qur'an, Wako Agung Salurkan Bantuan Hingga Santuni Anak Yatim

Jumat, 06 Maret 2026 • 22:24:00 WIB
Peringati Nuzulul Qur'an, Wako Agung Salurkan Bantuan Hingga Santuni Anak Yatim
Wali Kota Pekanbaru, Agung Nugroho dan Wakil Wali Kota Markarius Anwar menyerahkan secara simbolis santunan anak yatim

PEKANBARU (RA) - Wali Kota (Wako) Pekanbaru, Agung Nugroho melaksanakan Safari Ramadan sekaligus memperingati Nuzulul Quran di Masjid Agung Ar-Rahman, Jalan Jenderal Sudirman, Jumat (6/3/2026).

Agung hadir bersama Wali Kota Pekanbaru, Markarius Anwar, Ketua DPRD Pekanbaru M Isa Lahamid serta jajaran pejabat di lingkungan Pemerintah Kota Pekanbaru.

Kehadiran Wako Agung beserta jajaran disambut hangat para jamaah yang hadir. Pada kesempatan itu, Wako Agung menyampaikan rencana Pemerintah Kota Pekanbaru untuk merealisasikan pelebaran Masjid Agung Ar-Rahman. 

Tidak hanya itu, pemerintah juga akan membuka akses jalan dari kawasan masjid menuju Jalan Tuanku Tambusai (Jalan Nangka) guna memudahkan akses masyarakat.

"Alhamdulillah sore hari ini kita dapat berkumpul kembali dalam agenda silaturahmi," kata Wako Agung membuka sambutannya.

Ia menuturkan, sebelum menghadiri kegiatan Safari Ramadan di masjid tersebut, dirinya sempat berdiskusi dengan Majelis Ulama Indonesia (MUI) terkait rencana pengembangan Masjid Agung Ar-Rahman, termasuk rencana pembukaan akses baru menuju Jalan Tuanku Tambusai.

"Tadi disampaikan bagaimana yang untuk akses ke Jalan Nangka. Insyaallah Pak Sekda, ini juga sudah dari tahun ke tahun menjadi PR kita. Mudah-mudahan tahun ini bisa kita konkretkan dan tahun depan bisa kita beli untuk akses pelebaran Masjid Ar-Rahman ini," ucap Wako.

Agung juga menyampaikan bahwa Safari Ramadan yang dilaksanakan pemerintah kota bertujuan mempererat silaturahmi sekaligus menyerap aspirasi masyarakat untuk pembangunan Kota Pekanbaru ke depan.

Ia mengatakan kegiatan tersebut sudah menjadi agenda rutin pemerintah selama Ramadan.

"Bapak, Ibu sekalian seluruh peserta dan juga masyarakat yang hadir, Saya bersama Ibu Sulastri mungkin biasanya jarang berada di Masjid Ar-Rahman, tapi kebanyakan memang ibu-ibu yang selalu melaksanakan pengajian, apalagi dengan giatnya BKMT ini," jelasnya.

Menurutnya, kegiatan Safari Ramadan bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi menjadi wadah bagi pemerintah untuk mendengar langsung aspirasi masyarakat.

"Kami berharap kegiatan Safari Ramadan ini bukan hanya sekadar kegiatan seremonial saja, tapi tentu bagaimana kami lebih mendekatkan diri kepada Bapak, Ibu sekalian untuk menyerap aspirasi yang menjadi bagian arah kompas kebijakan kami ke depan dalam membangun Kota Pekanbaru," paparnya.

Dalam kesempatan tersebut, Agung juga menyampaikan bahwa dirinya bersama Wakil Wali Kota Markarius Anwar telah satu tahun memimpin Kota Pekanbaru. Selama periode tersebut, pemerintah berupaya meletakkan fondasi pembangunan yang kuat untuk kota ini.

Salah satu capaian yang disampaikan Agung adalah penyelesaian utang daerah sebesar Rp470 miliar yang sebelumnya menjadi beban keuangan pemerintah kota selama hampir satu dekade.

Ia juga mengungkapkan bahwa Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Pekanbaru mengalami peningkatan signifikan dari Rp800 miliar menjadi Rp1,2 triliun.

"Tidak hanya itu, bahkan Pendapatan Asli Daerah juga meningkat dari Rp800 miliar menjadi Rp 1,2 T," ulasnya.

Selain itu, dalam Safari Ramadan tersebut Wali Kota juga menyampaikan sejumlah program yang dapat dimanfaatkan masyarakat, salah satunya program pemasangan 1.000 titik WiFi gratis tanpa menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

Dalam kesempatan itu, Pemerintah Kota Pekanbaru juga menyalurkan berbagai bantuan kepada masyarakat dan masjid. Bantuan tersebut di antaranya bantuan pembangunan masjid sebesar Rp100 juta. Ada juga bantuan kursi roda serta santunan kepada anak yatim piatu.

Selain itu, pemerintah juga menyalurkan santunan anak yatim sebesar Rp1 juta per anak, bantuan dari Baznas sebesar Rp10 juta untuk masjid, serta beasiswa bagi siswa kurang mampu. 

"Dan juga ada beasiswa untuk anak SD dan SMP yang tidak mampu, satu orang akan mendapatkan 1 juta rupiah dan 750 ribu untuk anak SD. Dan juga ada biaya uang tunai sebesar 10 juta, 5 juta dari Bank Riau, 5 juta dari CSR Pemerintah Kota Pekanbaru," pungkasnya.

Bagikan

Berita Lainnya

Indeks

Video

Indeks

Berita Terkini

Indeks