PEKANBARU (RA) - Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim (UIN Suska) Riau menyiapkan tim pendamping psikolog untuk membantu pemulihan mental mahasiswi yang menjadi korban pembacokan di lingkungan kampus.
Wakil Rektor III UIN Suska Riau, Haris Simaremare, mengatakan langkah tersebut diambil sebagai bentuk perhatian kampus terhadap kondisi psikologis korban pascakejadian.
"Untuk korban kita menyiapkan tim pendamping psikolog dari Fakultas Psikologi. Tadi pagi sudah saya rapatkan dengan tim dari Fak Psikologi," ujar Haris, Jumat (27/2/2026).
Menurutnya, pendampingan psikologis dinilai penting untuk membantu korban mengatasi trauma setelah mengalami peristiwa kekerasan yang terjadi saat aktivitas akademik berlangsung.
Tim dari Fakultas Psikologi akan memberikan layanan konseling dan pendampingan secara berkelanjutan, menyesuaikan dengan kebutuhan dan kondisi korban selama masa pemulihan.
Selain fokus pada aspek kesehatan mental, pihak kampus juga terus memantau perkembangan kondisi korban yang saat ini masih menjalani perawatan medis akibat luka serius yang dialaminya.
Sebelumnya, dokter jaga ruangan, dr Nadia, mengatakan korban telah menjalani tindakan operasi pada bagian tangan dan bahu yang mengalami luka serius akibat serangan.
"Kemarin sudah menjalani operasi pada bagian tangan dan bahu. Saat ini kondisi Farradhilla stabil," ujar dr Nadia, Jumat pagi.
Ia menjelaskan, proses pemulihan korban masih membutuhkan waktu dan sangat bergantung pada kondisi fisik serta mentalnya. Saat ini, korban sudah mulai menunjukkan perkembangan positif dalam hal kesadaran.
"Kesadarannya sudah mulai sepenuhnya. Jika diajak berbicara ada respons dengan pergerakan mata atau bibir, namun belum bisa berbicara normal," jelasnya.
Podcast Kelupas
YouTube
UIN Suska Riau Siapkan Tim Psikolog untuk Dampingi Mahasiswi Korban Pembacokan
Jumat, 27 Februari 2026 • 14:33:00 WIB
Bagikan
Berita Lainnya
IndeksVideo
IndeksBerita Terkini
Indeks