JAKARTA (RA) – Aliansi Pergerakan Mahasiswa mendesak aparat penegak hukum untuk menghadirkan pengusaha minyak Riza Chalid dalam persidangan perkara dugaan korupsi di tubuh PT Pertamina (Persero).
Permintaan tersebut disampaikan dalam kapasitas mereka sebagai Sahabat Pengadilan (Amicus Curiae) sebelum sidang yang berlangsung di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Kamis (26/2/2026).
Aliansi yang terdiri dari Himpunan Mahasiswa Islam (HMI), Pelajar Islam Indonesia (PII), dan Gerakan Pemuda Mahasiswa Nasional menilai kehadiran Riza Chalid penting untuk membuka secara terang keterkaitan berbagai pihak dalam perkara dengan terdakwa Muhammad Kerry Adrianto dan lainnya.
Perwakilan aliansi, Andi Leo, menyampaikan bahwa hingga saat ini Riza Chalid belum kembali ke Indonesia. Kondisi tersebut, menurutnya, berpotensi menghambat pengungkapan fakta secara menyeluruh di persidangan.
"Kami mendesak agar Riza Chalid segera dipanggil dan dihadirkan dalam proses persidangan, sehingga seluruh fakta dan jaringan yang terkait dalam perkara ini bisa terungkap secara jelas dan transparan," ujarnya.
Mahasiswa menilai pemeriksaan terhadap Riza Chalid dapat menjadi pintu masuk untuk mengungkap dugaan praktik mafia minyak yang selama ini disebut-sebut merugikan negara dan masyarakat.
Mereka menekankan bahwa kehadiran pihak-pihak yang dianggap mengetahui alur bisnis dan relasi dalam perkara akan membantu majelis hakim memperoleh gambaran yang utuh.
Selain itu, langkah tersebut juga dinilai sebagai bentuk komitmen terhadap transparansi dan akuntabilitas penegakan hukum, terutama dalam kasus yang berdampak luas terhadap sektor energi nasional.
Dalam dokumen Amicus Curiae yang diserahkan, aliansi mahasiswa merangkum sejumlah catatan kritis dari hasil pengamatan terhadap proses persidangan.
Salah satu poin utama adalah dorongan agar aparat penegak hukum menghadirkan seluruh pihak yang memiliki keterkaitan signifikan, termasuk Riza Chalid.
Mereka juga menyatakan dukungan penuh kepada Kejaksaan Agung Republik Indonesia dalam mengusut tuntas perkara serta memberantas praktik mafia minyak.
Aliansi berharap langkah menghadirkan Riza Chalid dapat memperjelas seluruh rangkaian peristiwa, menghilangkan spekulasi di ruang publik, serta memastikan proses hukum berjalan objektif, transparan, dan memenuhi rasa keadilan masyarakat.