RIAUAKTUAL (RA) - Saat berbuka puasa, tidak sedikit orang yang langsung mengonsumsi teh manis atau kopi dibandingkan air putih. Spesialis urologi Prof dr Harrina Erlianti Rahardjo, SpU(K), PhD menjelaskan, konsumsi teh atau kopi saat berbuka sebenarnya boleh saja, selama tidak berlebihan.
Namun, ia menekankan bahwa air putih tetap menjadi pilihan terbaik untuk memenuhi kebutuhan cairan tubuh setelah seharian berpuasa.
"Jadi memang dianjurkan buat saya sebagai urologi sih, kalau menganjurkan yang terbaik adalah minum air putih sih. Karena yang pertama ya dia jelas nggak membuat beser gitu," ucapnya dilansir dari detikcom.
Prof Harrina mengatakan, minuman seperti teh dan kopi boleh saja dikonsumsi sesekali. Namun, jumlahnya sebaiknya dibatasi dan tidak berlebihan, misalnya cukup satu cangkir.
Ia juga menyarankan agar kebutuhan air putih dipenuhi terlebih dahulu sebelum mengonsumsi minuman lain. Tujuannya agar rasa kenyang atau begah dari minuman manis maupun berkafein tidak membuat seseorang kekurangan asupan air putih.
Selain itu, bagi orang yang memiliki keluhan sering buang air kecil atau sensitif terhadap kafein, konsumsi teh dan kopi sebaiknya lebih dibatasi. Dengan mengutamakan air putih saat berbuka, kebutuhan cairan tetap tercukupi tanpa mengganggu kesehatan ginjal maupun kualitas hidrasi selama puasa.
"Ya selalu kita bilangnya bahwa teh kopi boleh sesekali, tapi biasanya kalau sudah ada keluhan beser dan lainnya kita cenderung untuk menghindari. Tapi mayoritas adalah yang terbaik adalah air putih," ucapnya lagi.
"Tapi kadang-kadang kan orang pengenlah ya, apalagi yang pecinta kopi atau teh, tapi asal jangan berlebihan-lebihan aja. Kalau cuma satu cangkir sih nggak apa-apalah. Tapi timingnya sih mungkin lebih baik agar kita sudah mencukupkan air putihnya dulu ya, biar kita nggak kenyang, kembung dengan cairan-cairan yang mungkin nggak sebaik air putih gitu loh," tuturnya lagi.
Senada, spesialis urologi dr Nur Rasyid, SpU, beberapa waktu lalu mengatakan kopi boleh diminum saat sahur ataupun beberapa jam setelah berbuka puasa. Syaratnya, perut harus terisi terlebih dahulu jika memang mau minum kopi.
"Minum kopi nggak akan jadi bikin dehidrasi jika diminum saat sahur. Disesuaikan. Kalau mau setelah berpuasa bisa, tapi sesudah makan," katanya.
Minum kopi saat berpuasa juga sebaiknya tidak di dekat waktu tidur. Sebab kandungan kafein dalam kopi bisa membuat seseorang sulit tidur.
"Kalau punya masalah hipertensi tentu harus dikurangi. Kalau sehat, boleh lah," ungkap dia.
Pastikan meminum kopi dalam keadaan perut terisi dan penting untuk memastikan kondisi tubuh baik-baik saja saat minum kopi di bulan puasa.