RIAU (RA) (RA) - Di balik layanan darurat 110, tersimpan strategi komunikasi, respons cepat, dan koordinasi yang tak selalu terlihat publik.
Lewat Podcast Kelupas Riauaktual.com, masyarakat diajak melihat sisi lain pelayanan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) dalam menjawab setiap laporan yang masuk.
Call Center 110 bukan sekadar nomor pengaduan. Di balik setiap panggilan, ada peran humas yang memastikan informasi diterima dengan cepat, akurat, serta disampaikan kembali kepada masyarakat secara jelas dan transparan.
Mulai dari menerima laporan, mengelola informasi, hingga memberikan perkembangan kasus kepada publik, semuanya memerlukan strategi komunikasi dan koordinasi yang matang.
Kabid Humas Polda Riau, Zahwani Pandra Arsyad, menjelaskan bahwa peran Polri kini tidak hanya sebatas menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat serta penegakan hukum. Polri juga turut mendukung berbagai program pemerintah.
"Untuk kami di Polda Riau ada program Green Policing, pendekatan pemolisian modern yang berfokus pada kelestarian lingkungan, ekologi, dan penanganan perubahan iklim di Riau. Program ini mengintegrasikan penegakan hukum ekologis," ujarnya dalam Podcast Kelupas Riauaktual.com.
Menurutnya, polisi saat ini juga harus berperan aktif menjaga alam dan ekosistem, terlebih Provinsi Riau memiliki kawasan hutan yang cukup luas.
"Jadi jangan sampai nanti dieksploitasi berlebihan. Alam yang diberikan Tuhan itu harus kita jaga," ulasnya.
Selain itu, Polda Riau juga turut menyukseskan program unggulan Presiden RI Prabowo Subianto, yakni Makan Bergizi Gratis (MBG), sebagai bagian dari dukungan terhadap kebijakan pemerintah pusat.
Kombes Pandra menegaskan, Polri harus mampu menjadi problem solver di tengah masyarakat.
"Polri harus bisa menjadi pemecah masalah di tengah masyarakat. Banyak masalah yang terjadi di masyarakat seperti isu lingkungan, kebakaran hutan, perburuan terhadap hewan yang dilindungi," jelasnya.