Pencarian

Podcast Kelupas

Ribuan Hektare Kelapa di Riau Direplanting, Produktivitas Petani Ditargetkan Meningkat

Senin, 09 Februari 2026 • 12:49:47 WIB
Ribuan Hektare Kelapa di Riau Direplanting, Produktivitas Petani Ditargetkan Meningkat
Ilustrasi Perkebunan kelapa di Riau. (Foto: MCR)

PEKANBARU (RA) - Pemerintah Provinsi Riau melalui Dinas Perkebunan terus mendorong peremajaan (replanting) tanaman kelapa di berbagai daerah sentra produksi. Hingga 2026, ribuan hektare kebun kelapa ditargetkan direplanting secara bertahap guna meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan petani.

Kepala Dinas Perkebunan Provinsi Riau, Supriadi, mengatakan bahwa program replanting kelapa ini merupakan dukungan langsung dari Kementerian Pertanian dengan pembiayaan penuh dari pemerintah pusat.

"Replanting kelapa ini adalah program dari Kementerian Pertanian, jadi seluruh anggarannya ditanggung oleh pemerintah pusat melalui kementerian," ujar pria yang akrab disapa Ucup ini, Senin (9/2/2026).

Ia menjelaskan, tahap pertama replanting telah dilaksanakan pada tahun lalu dengan total luasan mencapai 4.500 hektare. Program tersebut tersebar di beberapa kabupaten, yakni Indragiri Hilir (Inhil) seluas 3.200 hektare, Kepulauan Meranti 1.000 hektare, dan Pelalawan 300 hektare.

Sementara itu, tahap kedua mulai dilaksanakan pada Februari 2026 dengan luasan yang lebih besar. Di Kabupaten Inhil, replanting dilakukan seluas 7.500 hektare, sedangkan di Kepulauan Meranti mencapai 2.500 hektare.

"Untuk Pelalawan akan menyusul. Saat ini mereka masih dalam proses mencari produsen bibit, namun dipastikan aman dan bisa dilaksanakan tahun ini juga," jelas Ucup.

Lebih lanjut, Dinas Perkebunan Provinsi Riau juga menargetkan tahap ketiga replanting kelapa akan dilaksanakan pada akhir tahun 2026. Untuk mendukung pelaksanaan tersebut, pemerintah daerah akan membentuk Surat Keputusan (SK) tim khusus yang menangani program replanting kelapa di Riau.

"Tahap tiga kita targetkan akhir 2026. Nanti akan kita bentuk SK tim yang secara khusus menangani kegiatan ini," tambahnya.

Di tengah kondisi keuangan daerah yang terbatas, Ucup menegaskan bahwa pihaknya saat ini masih fokus memfasilitasi berbagai sumber anggaran agar dapat masuk ke Provinsi Riau dan dirasakan langsung oleh masyarakat.

"Tahun ini kita masih fokus memfasilitasi anggaran yang bisa diperoleh dari berbagai sumber agar masuk ke Riau. Harapannya, alokasi anggaran ini bisa diterima langsung oleh masyarakat, sehingga benar-benar terasa dan beban petani bisa ditekan," ujarnya.

Ia berharap program replanting kelapa ini dapat menjadi momentum awal kebangkitan perkebunan kelapa di Riau.

"Kita berharap ini bisa menjadi awal peningkatan produktivitas perkebunan kelapa di Riau dan berdampak langsung pada kesejahteraan petani," tutupnya

Bagikan

Berita Lainnya

Indeks

Video

Indeks

Berita Terkini

Indeks