KUANSING (RA) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kuantan Singingi (Kuansing), Riau, menyampaikan kebanggaannya atas prestasi atlet tenis meja Leni Marlina yang berhasil meraih medali emas pada ajang Asian Para Games 2026 di Aichi-Nagoya, Jepang.
Atlet berusia 28 tahun tersebut sukses mengharumkan nama Indonesia di tingkat internasional. Selain medali emas, Leni juga menyumbangkan medali perunggu sehingga membawa pulang dua medali dari ajang olahraga para tingkat Asia itu.
Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Kuansing, Mukhlisin, mengatakan pemerintah daerah turut memberikan apresiasi atas pencapaian atlet asal Kuansing tersebut.
Hal itu disampaikan Mukhlisin saat dihubungi Riauaktual.com, Rabu (28/10/2026). Ia menyebut Pemkab Kuansing memberikan sagu hati sebagai bentuk penghargaan atas prestasi Leni.
"Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi memberikan sedikit sagu hati untuk pelipur hati," ujar Mukhlisin.
Ia menjelaskan, pemberian tersebut bukan berupa bonus resmi karena Leni bertanding mewakili Indonesia di tingkat nasional dan saat ini telah tinggal di Bogor. Menurut Mukhlisin, Leni juga tidak lagi menjadi pengurus MPC Kuansing.
Meski demikian, Mukhlisin menegaskan Pemkab Kuansing tetap bangga atas prestasi yang diraih Leni dan kontribusinya dalam membawa nama daerah ke kancah internasional.
"Meskipun bukan menjadi pengurus MPC Kuansing lagi, kami Pemkab Kuansing sangat bangga dengan prestasi beliau yang membuat nama Kuansing harum," ungkapnya.
Pada Asian Para Games 2026, Leni turun di nomor ganda campuran kelas XD10 berpasangan dengan Barce Layaba. Keduanya tampil impresif hingga berhasil melaju ke partai final.
Di pertandingan penentuan, pasangan Indonesia tersebut mengalahkan wakil Korea Selatan, Kim Young-gun dan Moon Sung-hye, dengan skor 3-1. Hasil itu memastikan Leni dan Barce meraih medali emas.
Tak hanya dari nomor ganda campuran, Leni juga menyumbangkan medali perunggu pada nomor ganda putri kelas WD10 bersama Osrita Muslim.
Dengan raihan satu medali emas dan satu perunggu, Leni menambah catatan prestasi atlet Indonesia di ajang olahraga para tingkat Asia.
Keberhasilan tersebut menjadi kebanggaan tersendiri bagi masyarakat Kuansing. Prestasi Leni sekaligus menunjukkan kontribusi atlet daerah dalam membawa nama Indonesia bersaing di panggung olahraga internasional.