Bengkel Da’i Perdana Digelar, Ittihadul Muballighin Pekanbaru Perkuat Kapasitas Dai dan Sinergi Dakwah

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 22:38:29 WIB
Pembukaan Bengkel Da’i 2026 yang digelar DPD Ittihadul Muballighin Pekanbaru.

PEKANBARU (RA) - Upaya meningkatkan kualitas dai dan memperkuat sinergi dakwah di Kota Pekanbaru, mulai diperkuat melalui kegiatan Bengkel Da’i 2026 yang digelar Dewan Pengurus Daerah (DPD) Ittihadul Muballighin (IM) Kota Pekanbaru.

Kegiatan perdana yang berlangsung di Aula Mal Pelayanan Publik (MPP) Pekanbaru, Sabtu (24/10/2026), tersebut resmi dibuka oleh Wali Kota Pekanbaru, diwakili Kabag Kesra, Indra Maulana Masadi.

Bengkel Da’i ini tidak hanya menjadi wadah untuk menambah wawasan dan meningkatkan kemampuan berdakwah, tetapi juga menjadi langkah awal dalam mempererat silaturahmi antardai serta memperkuat kolaborasi antarorganisasi dakwah di Kota Pekanbaru.

Kegiatan tersebut dihadiri pengurus Ittihadul Muballighin tingkat kota dan provinsi, anggota DPRD Riau HM Sumardhany Zirnata, tokoh ulama Riau Prof Dr Ilyas Husti, pengurus Persatuan Tarbiyah Islamiyah (Perti) Riau dan Pekanbaru, serta para asatiz dari berbagai lembaga dakwah.

Dalam sambutannya, Indra Maulana menyambut baik keberadaan dan kiprah DPD Ittihadul Muballighin Kota Pekanbaru. Menurutnya, lembaga dakwah memiliki peran penting dalam membantu pemerintah menyampaikan informasi dan pesan-pesan pembangunan kepada masyarakat.

Ia menilai, dai dan lembaga dakwah dapat menjadi mitra strategis pemerintah dalam memberikan pemahaman kepada masyarakat melalui pendekatan keagamaan yang mencerahkan.

"Kita perlu dukungan berbagai pihak dalam menyampaikan dan menyebarluaskan informasi guna mencerahkan masyarakat. Ittihadul Muballighin menjadi salah satu lembaga dakwah yang dapat mengambil peran tersebut," kata Indra saat membuka acara.

Ia berharap sinergi antara Pemerintah Kota Pekanbaru dan lembaga dakwah dapat terus diperkuat. Dengan demikian, pesan-pesan pembangunan dapat tersampaikan dengan baik dan memberikan manfaat bagi masyarakat luas.

Sementara itu, Ketua Umum DPD Ittihadul Muballighin Kota Pekanbaru, Ustaz Sarwan Kelana menyebut Bengkel Da’i 2026 merupakan kegiatan perdana yang diselenggarakan oleh kepengurusan DPD IM Kota Pekanbaru.

Sarwan mengungkapkan rasa syukur atas kelancaran kegiatan tersebut. Ia juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pemerintah Kota Pekanbaru, para narasumber, serta seluruh peserta yang telah berpartisipasi dalam pelatihan tersebut.

"Alhamdulillah, kegiatan Bengkel Da’i tahun 2026 ini berjalan lancar dan sukses. Kami mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kota Pekanbaru, para narasumber, dan seluruh peserta yang telah mengikuti pelatihan ini," kata Sarwan saat diwawancarai sejumlah media.

Alumni UIN Sultan Syarif Kasim Riau itu menjelaskan, Bengkel Da’i dirancang bukan sekadar sebagai ruang pembelajaran, melainkan juga sebagai sarana memperluas jaringan silaturahmi di antara para dai dan lembaga dakwah.

Melalui kegiatan ini, para peserta diharapkan dapat menambah pengetahuan, mengembangkan kemampuan berdakwah, serta memperluas ruang kolaborasi dalam menjalankan tugas dakwah di tengah dinamika kehidupan masyarakat.

Sarwan berharap kegiatan perdana tersebut menjadi awal dari program pembinaan dai yang berkelanjutan di Kota Pekanbaru.

Selain memperkuat kapasitas dai, DPD Ittihadul Muballighin Kota Pekanbaru juga membuka kesempatan bagi peserta yang berminat bergabung dan berkontribusi dalam organisasi tersebut.

Menurut Sarwan, keterlibatan dai dan daiyah dari berbagai latar belakang akan memperkuat peran organisasi dalam mengembangkan dakwah yang mencerahkan serta memberikan manfaat bagi masyarakat.

"Bagi para peserta Bengkel Da’i yang ingin bergabung menjadi bagian dari Ittihadul Muballighin Kota Pekanbaru, insyaallah kami terbuka. Kami berharap semakin banyak ustaz dan ustazah yang bersama-sama berkontribusi dalam mengembangkan dakwah di tengah masyarakat," jelasnya.

Dalam kegiatan tersebut, peserta juga mendapatkan materi dari sejumlah narasumber yang berkompeten di bidangnya, yakni Dr Hartono MPd, Dr KH Irwan Suanto, Lc.M.M, dan Dr Gamal Abdul Nasir MA.

Kehadiran para narasumber diharapkan dapat memperkaya pengetahuan dan wawasan peserta sekaligus memberikan motivasi dalam menjalankan tugas dakwah di tengah perkembangan dan tantangan kehidupan masyarakat.

Kegiatan Bengkel Da’i DPD Ittihadul Muballighin Kota Pekanbaru kemudian ditutup dengan foto bersama. Acara juga diisi dengan penyerahan sertifikat penghargaan kepada para narasumber serta sertifikat kepada seluruh peserta.

Terkini

Terpopuler