Apkasindo Rekomendasikan Penggunaan Ultra Strong, Dorong Petani Sawit Kombinasikan Pupuk Kimia dan Organik

Sabtu, 19 September 2026 | 14:22:16 WIB
Pupuk organik ultra strong.

PEKANBARU (RA) - Ketua Umum DPP Apkasindo Gulat Medali Emas Manurung mendorong petani kelapa sawit tidak hanya mengandalkan pupuk kimia atau anorganik. Menurutnya, penggunaan pupuk organik juga penting untuk memperbaiki kondisi tanah agar penyerapan unsur hara lebih optimal.

Gulat menjelaskan, pupuk secara umum terbagi menjadi dua jenis, yakni organik dan anorganik. Pupuk anorganik merupakan pupuk kimia yang digunakan untuk memenuhi kebutuhan unsur hara tanaman.

"Jika hanya menggunakan pupuk kimia, itu akan tidak lebih baik. Namun apabila kita kombinasikan dengan pupuk organik, dia akan sempurna," kata Gulat, Sabtu (19/9/2026).

Menurut Gulat, pupuk organik memiliki fungsi penting dalam memperbaiki struktur kimia, fisika, dan biologi tanah. Kondisi tanah yang lebih baik akan membuat akar tanaman lebih leluasa menyerap unsur hara.

" Pupuk organik itu memperbaiki struktur kimia, fisika dan biologi tanah, sehingga akar bisa dengan leluasa menyerap unsur hara di dalam tanah," ujarnya.

Dia mengatakan, kondisi tersebut juga menjadi perhatian pada tanaman sawit yang sudah berumur lebih dari 10 tahun. Menurutnya, tanah di sekitar tanaman sawit yang terus mendapatkan pupuk kimia membutuhkan perbaikan melalui penggunaan pupuk organik.

"Sawit saya sudah berumur lebih dari 10 tahun, dan sudah jenuh dengan pupuk kimia, sehingga membutuhkan pupuk organik untuk memperbaiki struktur tanah," jelasnya.

Gulat mengaku menggunakan pupuk organik Ultra Strong untuk membantu memperbaiki kondisi tanah di kebun sawitnya. Dia menyebut pupuk tersebut memiliki kandungan yang dinilainya cukup lengkap untuk membantu proses perbaikan tanah.

"Saya memiliki pupuk organik Ultra Strong, karena kandungannya cukup komplit untuk mempercepat perbaikan tanah. Dan hasilnya sangat baik," katanya.

Menurut dia, perbaikan struktur tanah membuat pupuk kimia yang diberikan kepada tanaman dapat terserap lebih maksimal.

"Pupuk kimia yang kita gunakan jadi bisa terserap maksimal, karena struktur tanah sudah kembali baik dengan pupuk Ultra Strong," ujarnya.

Gulat menyebut penyerapan pupuk pada tanaman umumnya hanya sekitar 30 persen. Namun, menurut dia, penggunaan pupuk organik Ultra Strong dapat meningkatkan penyerapan hingga mencapai 80 persen.

"Penyerapan pupuk itu biasanya hanya sekitar 30 persen, tapi dengan menggunakan pupuk Ultra Strong, penyerapannya bisa mencapai 80 persen," katanya.

Dia juga menyebut Ultra Strong memiliki bahan baku yang berasal dari sawit sehingga dinilainya sesuai untuk tanaman sawit.

"Ultra Strong adalah pupuk yang terbaik, karena bahan bakunya juga berasal dari sawit sehingga sangat baik untuk sawit," tutur Gulat.

Gulat kemudian mengingatkan petani sawit untuk menerapkan budidaya yang baik dan benar. Menurutnya, penggunaan bibit unggul saja tidak cukup jika tidak diikuti dengan pemupukan yang tepat.

"Pesanku kepada petani sawit, marilah kita melakukan budidaya yang baik dan benar. Jika kita sudah menggunakan bibit unggul tapi tidak menggunakan pupuk yang benar, maka hasilnya juga tidak akan maksimal," katanya.

Dia menegaskan penggunaan pupuk kimia dan organik sebaiknya dilakukan secara berimbang sesuai fungsi masing-masing.

"Oleh karena itu, jangan hanya menggunakan pupuk kimia, tapi juga gunakan pupuk organik, karena kedua pupuk ini memiliki fungsi yang berbeda. Pupuk kimia ini pupuk untuk akar, untuk tanaman, sedangkan pupuk organik untuk tanah," pungkasnya.

Tags

Terkini

Terpopuler