RIAU (RA) - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau melalui Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (PUPR-PKPP) telah melakukan perbaikan kerusakan Jalan Sontang-Duri, Kabupaten Rokan Hulu (Rohul).
Di mana, jalan tersebut sempat mengalami kerusakan tergenang air. Perbaikan dilakukan dengan cara menimbun badan jalan.
Plt Kepala Dinas PUPR-PKPP Provinsi Riau, Zulfahmi menyebutkan, genangan air membuat permukaan jalan sulit dilalui, terutama kendaraan roda empat.
Kondisi tersebut tidak hanya menghambat mobilitas warga, tetapi juga mengganggu aktivitas masyarakat yang rutin melintasi jalur Sontang, Kecamatan Bonai Darussalam, Rohul menuju Duri, Kecamatan Mandau, Kabupaten Bengkalis.
"Perbaikan ruas jalan Sontang-Duri ini menindaklanjuti arahan Plt Gubernur Riau SF Hariyanto. Pasalnya kondisi jalan itu sempat dikeluhkan masyarakat, dan langsung memerintah jajaran Dinas PUPR-PKPP Riau bergerak cepat menangani kondisi infrastruktur itu," kata Zulfahmi, Jumat (11/9/2026).
Dikatakannya, perbaikan difokuskan di sejumlah titik kerusakan terparah dengan cara ditimbun menggunakan tanah untuk meninggikan badan jalan yang tergenang.
"Perbaikan difokuskan pada sejumlah titik yang mengalami kerusakan cukup parah, terutama di jalur yang menghubungkan Desa Sontang dengan Desa Kasang Padang," katanya.
Ia mengatakan, pada ruas jalan ini memang masih dilakukan perbaikan sementara berupa penimbunan. Perbaikan permanen baru akan mulai dilaksanakan pada APBD Perubahan 2026.
"Kami masih menunggu dana dari APBD P untuk penanganan permanen. Rencana juga akan dipasang box culvert agar aliran airnya lancar sehingga tidak menggenangi jalan lagi," sebutnya.
Pada titik kerusakan jalan tersebut. Pihaknya juga sudah membuat desain perbaikannya, di mana pada tiga titik kerusakan tersebut harus dilakukan penimbunan hingga mencapai 1 meter tingginya.
"Desain perbaikan sudah dibuat tinggal perbaikan saja, kondisinya cukup berat dan harus ditimbun dulu hingga 1 meter jadi materialnya sangat banyak," sebutnya.
Dipaparkan Zulfahmi, untuk melakukan perbaikan pada tiga titik tersebut diperkirakan memerlukan dana mencapai Rp10 miliar.
"Tiga titik kerusakan jalan itu perlu anggaran Rp10 M," pungkasnya.