Masuki Hari Keempat, Karhutla di Sungai Sembilan Dumai Bakar 5 Hektare Lahan

Rabu, 09 September 2026 | 11:35:18 WIB
Karhutla di Sungai Sembilan Dumai bakar 5 hektare lahan.

DUMAI (RA) - Tim gabungan kembali berjibaku memadamkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kecamatan Sungai Sembilan, Kota Dumai, Riau.

Memasuki hari keempat, petugas masih menemukan asap tipis dan tujuh titik api di lahan gambut yang terbakar.

Pemadaman dan pendinginan dilakukan di kawasan Jalan Parit Saru RT 08, Kelurahan Bangsal Aceh, Kecamatan Sungai Sembilan, Selasa (8/9/2026). Kegiatan dimulai sekitar pukul 08.00 WIB.

Kasi Humas Polres Dumai AKP Zaini Waluyo mengatakan luas lahan yang terbakar diperkirakan mencapai 5 hektare. Hingga hari keempat penanganan, luas lahan terbakar belum bertambah.

"Masih ditemukan beberapa titik yang mengeluarkan asap. Berdasarkan pemantauan, ada tujuh titik api yang menjadi fokus penanganan tim," kata Zaini.

Menurutnya, kondisi lahan gambut menjadi tantangan tersendiri bagi petugas. Api dapat bertahan di bawah permukaan tanah sehingga proses pendinginan harus dilakukan secara maksimal untuk mencegah munculnya kembali bara api.

Vegetasi yang terdampak terdiri dari tanaman sawit dan semak belukar. Lahan tersebut diketahui diklaim masyarakat, sedangkan terkait pemilik lahan masih dalam proses penyelidikan.

Dalam penanganan karhutla ini, personel gabungan dikerahkan. Terdiri dari 30 personel Polri, 12 personel TNI, 12 personel BPBD, 18 personel Manggala Agni, serta personel kelurahan, kecamatan, Masyarakat Peduli Api (MPA) dan masyarakat.

Sejumlah peralatan turut digunakan, yakni satu unit alat berat Hitachi, lima unit mesin ministriker, satu unit Zpower dan satu unit mesin Robin.

"Tim terus melakukan penyisiran, pemadaman dan pendinginan pada area yang masih berpotensi terbakar untuk memastikan tidak ada bara api yang tersisa," ujarnya.

Sumber air untuk pemadaman diambil dari kanal yang berada di sekitar lokasi dengan ukuran sekitar 2 x 2 meter. Namun, petugas menghadapi kendala karena lokasi karhutla berjarak sekitar 20 kilometer dari Mapolsek Sungai Sembilan.
"Sinergi Polri, TNI, pemerintah daerah, Manggala Agni, MPA dan masyarakat sangat penting, khususnya dalam penanganan karhutla di lahan gambut," kata Zaini.

Tags

Terkini

Terpopuler