Stafsus Menhut Turun ke Rimbo Panjang, Pastikan Karhutla Gambut Kampar Ditangani Tuntas

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 06:05:01 WIB
Stafsus Menhut Turun ke Rimbo Panjang.

KAMPAR (RA) - Pemerintah pusat turun langsung memantau penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Kampar. Staf Khusus Menteri Kehutanan Bidang Penegakan Hukum, Irjen Pol K. Rahmadi, meninjau lokasi karhutla di Jalan Keluarga, Desa Rimbo Panjang, Kecamatan Tambang, Jumat (28/8/2026) kemarin.

Kunjungan tersebut untuk melihat langsung kondisi medan sekaligus memastikan proses pemadaman dan pendinginan yang dilakukan tim gabungan berjalan optimal.

Rahmadi bersama rombongan disambut Wakil Bupati Kampar Misharti, Kapolres Kampar AKBP Boby Putra Ramadhan Sebayang, serta jajaran Forkopimda dan tim gabungan penanganan karhutla.

Dalam pemaparan di lokasi, Kapolres Kampar menjelaskan salah satu kendala utama adalah karakteristik lahan gambut. Api dapat bertahan di bawah permukaan tanah dan kembali muncul meski kobaran di permukaan telah berhasil dipadamkan.

Karena itu, tim gabungan TNI, Polri, Manggala Agni, BPBD dan Masyarakat Peduli Api (MPA) masih melakukan pemadaman serta pendinginan secara berkelanjutan untuk memastikan tidak ada bara yang tersisa.

Rahmadi kemudian meninjau langsung area terdampak dan mengecek proses pendinginan. Ia meminta petugas tidak lengah serta memastikan setiap titik benar-benar aman sebelum meninggalkan lokasi.

Selain meninjau penanganan, Rahmadi juga menyerahkan bantuan sosial kepada personel yang terlibat dalam operasi karhutla, mulai dari Polres Kampar, Brimob, TNI, Manggala Agni, BPBD hingga relawan MPA.

Kapolres Kampar mengapresiasi perhatian pemerintah pusat terhadap penanganan karhutla di wilayahnya.

"Kehadiran Staf Khusus Menteri Kehutanan di garis terdepan ini merupakan bukti perhatian besar pemerintah pusat terhadap perjuangan kita di Kabupaten Kampar," ujar Boby.

Ia menegaskan seluruh personel akan terus bekerja hingga proses pendinginan benar-benar tuntas.

"Kendati medan berat, terutama di lahan gambut Rimbo Panjang, sinergi Polri, TNI, Manggala Agni, BPBD dan masyarakat tetap kokoh. Kami tidak akan berhenti sebelum pendinginan tuntas dan wilayah benar-benar aman," tegasnya.

Terkini

Terpopuler