Kabut Asap Kian Tebal, Kualitas Udara Pekanbaru Kembali Memburuk

Kamis, 27 Agustus 2026 | 19:08:00 WIB
Kabut asap tebal menyelimuti Kota Pekanbaru.

PEKANBARU (RA) – Kualitas udara di Kota Pekanbaru, Riau, kembali memburuk pada Kamis (27/8/2026) sore. Setelah sepanjang hari berada pada level sedang hingga tidak sehat, konsentrasi partikulat halus (PM2.5) melonjak dan masuk kategori sangat tidak sehat menjelang malam.

Berdasarkan data pemantauan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), kualitas udara Pekanbaru mengalami fluktuasi sepanjang Kamis. Konsentrasi PM2.5 sempat berada pada kategori sedang, kemudian meningkat ke kategori tidak sehat pada sejumlah jam.

Kondisi tersebut semakin memburuk pada pukul 17.00 WIB. Konsentrasi PM2.5 melonjak hingga 172,8 mikrogram per meter kubik (µg/m³).

Angka tersebut membuat kualitas udara Pekanbaru masuk kategori sangat tidak sehat.

Grafik pemantauan BMKG menunjukkan lonjakan konsentrasi PM2.5 yang cukup tajam menjelang malam. Sebelumnya, konsentrasi PM2.5 masih berada pada kisaran kategori sedang dan tidak sehat.

Memburuknya kualitas udara tersebut juga terjadi ketika kabut asap kembali terlihat semakin tebal di sejumlah wilayah Pekanbaru.

Kondisi udara Pekanbaru sepanjang hari menunjukkan pola yang berubah-ubah. Pada pagi hari, konsentrasi PM2.5 masih berada pada level sedang. Memasuki siang hingga sore, polusi meningkat dan masuk kategori tidak sehat.

Puncaknya terjadi pada pukul 17.00 WIB ketika konsentrasi PM2.5 mencapai 172,8 µg/m³.

Kondisi ini menjadi perhatian karena PM2.5 merupakan partikulat berukuran sangat kecil yang dapat masuk jauh ke dalam saluran pernapasan.

Masyarakat, terutama kelompok sensitif, perlu meningkatkan kewaspadaan ketika kualitas udara memburuk. Aktivitas di luar ruangan sebaiknya dikurangi dan penggunaan masker dapat dipertimbangkan jika harus berada di tengah kondisi udara yang berasap.

Tags

Terkini

Terpopuler