Kemenkes RI Berduka atas Wafatnya Dokter PPDS di RSUD Siak, Minta Tunggu Hasil Penyelidikan Polisi

Kamis, 16 Juli 2026 | 01:58:51 WIB
Kemenkes RI Berduka atas Wafatnya Dokter PPDS di RSUD Siak.

JAKARTA (RA) - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Republik Indonesia menyampaikan duka cita mendalam atas wafatnya dr. Alex Cristo Loris, peserta Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) Anestesi yang sedang menjalani masa magang di RSUD Tengku Rafian Siak, Riau. 

Dokter muda tersebut ditemukan meninggal dunia di area semak belukar di samping rumah sakit oleh petugas keamanan pada Selasa (14/7/2026).

Ucapan belasungkawa disampaikan Kemenkes melalui akun resmi Facebook Kementerian Kesehatan RI pada Rabu (15/7/2026). Dalam unggahan tersebut, Kemenkes menyebut kepergian dr. Alex meninggalkan duka bagi keluarga, rekan sejawat, serta seluruh insan kesehatan di Indonesia.

"Semoga dr. Alex Cristo Loris mendapat tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa, dan keluarga serta orang-orang terkasih yang ditinggalkan diberikan kekuatan, ketabahan, dan penghiburan. Selamat jalan, Dokter. Terima kasih atas pengabdianmu," tulis Kemenkes.

Sementara itu, Direktur Jenderal Kesehatan Lanjutan Kemenkes RI, Azhar Jaya, mengatakan pihaknya telah mengetahui peristiwa tersebut sejak Selasa (14/7/2026) dan langsung meminta laporan kepada Dinas Kesehatan Provinsi Riau serta pihak RSUD Tengku Rafian Siak.

"Kami sudah mengetahui kasus tersebut dan sudah meminta keterangan lebih lanjut ke Dinkes Provinsi Riau dan RSUD Siak," kata Azhar kepada wartawan di Jakarta.

Meski demikian, Kemenkes belum ingin berspekulasi mengenai penyebab meninggalnya dr. Alex. Menurut Azhar, lokasi ditemukannya korban di area semak-semak menjadi salah satu faktor yang perlu didalami dalam proses penyelidikan.

"Tetapi jika melihat lokasi ditemukan di semak-semak, maka kemungkinan besar ada pelaku lain yang meletakkan korban di situ, sehingga ada kemungkinan ini bukan bunuh diri dan mungkin juga bukan bullying," ujarnya.

Azhar menegaskan, seluruh pihak sebaiknya menunggu hasil penyelidikan yang dilakukan kepolisian sebelum menarik kesimpulan mengenai penyebab kematian dokter PPDS tersebut.

"Jadi kami masih menunggu informasi dari Dinkes Provinsi Riau dan penyidikan polisi lebih lanjut," tutupnya.

Terkini

Terpopuler