PEKANBARU (RA) - Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru, meminta operator Pusat Kesejahteraan Sosial (Puskesos) agar bekerja maksimal dalam melayani warga di tiap-tiap kelurahan.
Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kota Pekanbaru Junaedy mengatakan, saat ini Pemko Pekanbaru telah menempatkan operator Puskesos di 83 kelurahan di wilayah setempat.
Keberadaan operator Puskesos di kelurahan menjadi perpanjangan tangan pemerintah kota dalam menjembatani kebutuhan warga kurang mampu dengan berbagai program bantuan sosial (bansos).
Untuk itu, operator Puskesos bertugas memfasilitasi, mencatat keluhan, aspirasi maupun pengaduan warga terkait bansos. Dengan demikian, berbagai bantuan yang disalurkan pemerintah bisa lebih tepat sasaran.
"Dalam artian, bagi yang tidak mampu memang harus mendapat bantuan. Kemudian yang mampu tidak diberikan bantuan lagi," kata Junaedy, Rabu (8/7/2026).
Ke depannya, lanjut Junaedy, Dinsos Kota Pekanbaru berencana memberikan insentif bagi operator Puskesos yang ada di 83 kelurahan.
Insentif ini bertujuan memotivasi petugas operator agar bisa bekerja lebih maksimal dalam melayani warga.
"Selama ini mereka (operator) bekerja secara rutin, kontinu. Tetapi karena mungkin tidak ada insentif, dan kami akan mendorong insentifnya," ujarnya.
"Dengan adanya insentif, mereka bisa lebih semangat bekerja dalam melayani masyarakat di kelurahan," pungkasnya.