Perawat Meninggal dalam Kecelakaan Ambulans dengan Truk di Tol Pekanbaru-Dumai

Senin, 08 Juni 2026 | 10:57:00 WIB
Kecelakaan yang melibatkan mobil ambulans dan truk trailer di Ruas Tol Pekanbaru-Dumai, Minggu (7/6/2026) malam.

PEKANBARU (RA) - Kecelakaan yang melibatkan mobil ambulans dan truk trailer di Ruas Tol Pekanbaru-Dumai (Permai), tepatnya di KM 25/800 Jalur B, Minggu (7/6/2026) malam sekitar pukul 23.45 WIB, mengakibatkan tiga orang penumpang ambulans meninggal dunia di tempat, termasuk seorang perawat.

Kasat PJR Ditlantas Polda Riau, AKBP Eko Baskara mengatakan kecelakaan ini melibatkan mobil ambulans dengan nomor polisi BM 7113 P dan sebuah truk trailer bernomor polisi B 9694 UIZ.

Berdasarkan hasil olah TKP dan penyelidikan awal, kecelakaan maut ini diduga kuat dipicu oleh hilangnya kendali dari pengemudi ambulans (off control) yang dikemudikan Doni Afrizal (39), seorang warga Jalan Sekip, Kecamatan Bangko, Rokan Hilir. 

"Mobil ambulans melaju dari arah Bathin Solapan menuju arah Pekanbaru sebelum akhirnya situasi di luar kendali terjadi," ujar Eko, Senin (8/6/2026).

Dijelaskan Eko, kronologi kejadian bermula ketika ambulans melaju dengan kecepatan tertentu, kemudian setibanya di KM 25/800 B, mobil tersebut langsung menghantam bagian samping kiri truk trailer yang berada tepat di depannya. 

Terkejut dengan benturan tersebut, sopir ambulans spontan membanting setir ke kanan guna menghindari dampak yang lebih fatal.

Namun, tindakan refleks tersebut justru menyebabkan mobil ambulans hilang keseimbangan hingga terbalik di tengah jalan tol.

"Akibat fatal dari benturan dan posisi mobil yang terbalik, tiga orang penumpang ambulans dilaporkan meninggal dunia (MD) di lokasi kejadian. Termasuk seorang perawat," kata Eko.

Korban meninggal diidentifikasi sebagai Ade Misra (38) dan Kasih Afrianti (38), keduanya merupakan ibu rumah tangga asal Jalan Siak Bagan Api. Juga seorang tenaga medis (perawat) bernama Winda Handasari (37) yang ikut dalam rombongan ambulans tersebut. 

"Sementara itu, satu penumpang lainnya dilaporkan selamat namun mengalami luka ringan," jelas Eko.

Saat petugas tiba di lokasi, truk trailer tersebut diketahui sempat berstatus dalam penyelidikan (lidik) karena pengemudinya melarikan diri dari tempat kejadian sesaat setelah benturan keras terjadi.

Sat PJR Ditlantas Polda Riau telah melakukan serangkaian tindakan penanganan mulai dari mendatangi TKP, mengevakuasi korban ke rumah sakit terdekat, hingga mengamankan sejumlah barang bukti di lokasi.

Guna proses penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut, penanganan kasus kecelakaan ini beserta seluruh barang bukti kini telah resmi dilimpahkan ke Unit Laka Lantas Polsek Kandis, Polres Siak. 

"Kami juga tengah melakukan pengejaran terhadap pengemudi truk trailer yang kabur serta mengimbau kepada seluruh pengguna jalan tol agar selalu menjaga konsentrasi dan batas kecepatan berkendara demi menghindari kecelakaan serupa," pungkasnya.

Tags

Terkini

Terpopuler