Atasi Persoalan Infrastruktur yang Mendesak, Wako Pekanbaru Tanam Petugas OP di Setiap Kecamatan

Rabu, 03 Juni 2026 | 14:11:00 WIB
Wali Kota Pekanbaru, Agung Nugroho memeriksa kelengkapan operasional petugas OP kecamatan

PEKANBARU (RA) - Wali Kota (Wako) Pekanbaru, Agung Nugroho telah menempatkan petugas Operasi dan Pemeliharaan (OP) atau pasukan kuning di setiap kecamatan.

Selain itu, Wako Pekanbaru juga telah memberikan bantuan mobil operasional pickup ke 15 kecamatan yang ada guna mendukung pekerjaan OP atau petugas kebersihan tersebut.

Program ini merupakan bagian dari strategi Pemerintah Kota Pekanbaru untuk memperkuat peran kecamatan dalam menangani berbagai persoalan lingkungan secara cepat dan mandiri, tanpa harus selalu menunggu intervensi dari organisasi perangkat daerah (OPD) teknis.

Wako Pekanbaru Agung Nugroho mengatakan, selain kendaraan operasional, setiap kecamatan juga diperkuat dengan 10 OP yang dilengkapi berbagai peralatan kebersihan, seperti sekop, cangkul, gerobak, serta dukungan anggaran operasional untuk kebutuhan bahan bakar minyak (BBM) dan kegiatan lapangan lainnya.

Agung menyebut, langkah tersebut diambil agar para camat sebagai pimpinan wilayah memiliki kewenangan dan kemampuan yang lebih besar untuk mengeksekusi pekerjaan di lapangan, terutama terkait pembersihan drainase, penanganan sampah, dan persoalan infrastruktur lingkungan yang bersifat mendesak.

"Dengan adanya sarana dan prasarana yang memadai, camat tidak perlu lagi menunggu bantuan dari Dinas PUPR maupun Dinas Perkim untuk pekerjaan-pekerjaan yang dapat diselesaikan di tingkat kecamatan. Mereka bisa langsung bergerak dan memberikan solusi bagi masyarakat," kata Wako, Rabu (03/06/26).

Meski demikian, untuk pekerjaan yang membutuhkan penanganan lebih kompleks dengan membutuhkan alat berat, pemerintah tetap membuka ruang koordinasi antara kecamatan dengan dinas terkait agar proses penyelesaian masalah dapat berjalan lebih efektif.

"Kebijakan ini sekaligus menjadi bentuk penguatan peran camat dan lurah sebagai ujung tombak pelayanan publik. Dengan dukungan personel dan peralatan yang memadai, pemerintah berharap respons terhadap berbagai persoalan lingkungan dapat dilakukan lebih cepat sesuai kebutuhan masing-masing wilayahnya," jelas Wako.

Wali Kota menambahkan, salah satu fokus utama yang menjadi perhatian adalah penanganan tumpukan sampah dan pemeliharaan saluran drainase yang selama ini kerap menjadi penyebab genangan saat hujan. 

"Dalam pelaksanaannya nanti, petugas operasional tersebut juga akan berkolaborasi dengan petugas Lembaga Pengelola Sampah (LPS) yang selama ini bertugas menjaga kebersihan lingkungan di tingkat masyarakat," papar Agung.

Melalui program ini, Pemerintah Kota Pekanbaru berharap tercipta lingkungan yang lebih bersih, tertata, dan bebas dari persoalan drainase yang berpotensi menimbulkan banjir maupun gangguan kesehatan masyarakat.

Terkini

Terpopuler