Tips Jaga Kolesterol Tetap Stabil setelah Menyantap Daging Kurban Iduladha

Kamis, 28 Mei 2026 | 05:21:48 WIB
Ilustrasi olahan daging kurban.

RIAUAKTUAL (RA) - Menjaga kadar kolesterol setelah perayaan Iduladha penting dilakukan agar konsumsi daging kurban tidak memicu gangguan kesehatan serius. Konsumsi daging sapi, kambing, maupun domba tetap diperbolehkan selama masyarakat mengatur porsi makan secara bijak.

Dilansir dari laman Hallosehat, daging kurban tetap dapat dikonsumsi pengidap kolesterol tinggi asalkan tidak dimakan berlebihan setiap harinya. Semua makanan hewani mengandung kolesterol yang sebenarnya dibutuhkan tubuh untuk membangun sel dan menghasilkan berbagai hormon.

Tubuh memiliki kolesterol baik atau High Density Lipoprotein serta kolesterol jahat bernama Low Density Lipoprotein yang perlu dijaga keseimbangannya. Konsumsi daging berlebihan dapat meningkatkan kadar LDL sehingga memicu penumpukan plak pada pembuluh darah tubuh.

Penumpukan plak akibat kolesterol tinggi berpotensi menghambat aliran darah hingga meningkatkan risiko tekanan darah tinggi maupun stroke. Kondisi tersebut dapat semakin berbahaya apabila masyarakat tidak mengatur pola makan setelah menikmati hidangan daging kurban Iduladha.

Kadar kolesterol setiap jenis daging juga berbeda sehingga masyarakat perlu lebih cermat memilih bagian daging rendah lemak. Daging kambing disebut memiliki kadar kolesterol lebih rendah dibandingkan beberapa potongan daging sapi maupun daging domba olahan.

Selain memilih bagian rendah lemak, pengolahan daging dengan cara dipanggang atau dibakar membantu mengurangi kandungan lemak berlebih. Masyarakat juga disarankan memperbanyak konsumsi sayuran hijau dan buah untuk membantu mengurangi penyerapan kolesterol dalam darah.

Pentingnya rutin berolahraga setelah mengonsumsi makanan tinggi lemak selama perayaan Iduladha juga perlu menjadi perhatian masyarakat luas. Kebiasaan merokok, mengonsumsi minuman manis, serta jarang memeriksa kolesterol dapat meningkatkan risiko penyakit jantung dan stroke.

Terkini

Terpopuler