Hujan Berpotensi Guyur Sejumlah Wilayah Riau, Hotspot Turun Jadi 13 Titik

Rabu, 01 April 2026 | 09:09:58 WIB
Ilustrasi hujan

PEKANBARU (RA) - Cuaca di Provinsi Riau pada Rabu (1/4/2026) diprakirakan masih didominasi kondisi udara kabur hingga berawan, dengan potensi hujan yang terjadi di berbagai wilayah. 

Forecaster On Duty BMKG Pekanbaru, Bella R. Adelia, mengatakan berdasarkan pantauan citra radar cuaca, hujan dengan intensitas ringan hingga sedang sudah terjadi sejak pagi hari di sejumlah daerah. 

"Hujan terpantau terjadi di Rokan Hulu, Kampar, Kuantan Singingi, Rokan Hilir, Kepulauan Meranti, Bengkalis, Siak, Pelalawan, hingga Kota Dumai," ujarnya. 

Memasuki siang hingga sore hari, hujan masih berpotensi terjadi di banyak wilayah, di antaranya Kampar, Kuantan Singingi, Pelalawan, Indragiri Hulu, Indragiri Hilir, Siak, Bengkalis, Rokan Hulu, Rokan Hilir, hingga Kota Pekanbaru. 

"Pada malam hari, hujan dengan intensitas ringan hingga sedang diprakirakan kembali terjadi di sejumlah wilayah seperti Rokan Hulu, Kampar, Bengkalis, Siak, Pelalawan, Indragiri Hilir, Kepulauan Meranti, Kota Dumai dan Kota Pekanbaru," kata dia. 

Sementara itu, pada dini hari hujan masih berpotensi terjadi di wilayah Siak, Bengkalis, Pelalawan, Kepulauan Meranti dan Kota Dumai. 

BMKG mengeluarkan peringatan dini agar masyarakat waspada terhadap potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang. Kondisi ini diprakirakan terjadi pada pagi, siang hingga malam hari di wilayah Kampar, Rokan Hulu, Indragiri Hilir, Kuantan Singingi, Pelalawan dan Rokan Hilir. 

"Suhu udara di Riau berkisar antara 23 hingga 33 derajat Celsius dengan kelembapan udara 60 hingga 100 persen," ujar Bella. 

Angin bertiup dari arah timur laut hingga tenggara dengan kecepatan 10 hingga 30 kilometer per jam. Sementara tinggi gelombang laut di perairan Riau diprakirakan berkisar antara 0,5 hingga 1,25 meter atau tergolong rendah. 

Di sisi lain, jumlah titik panas (hotspot) di wilayah Riau terpantau semakin menurun. Berdasarkan pantauan BMKG melalui citra satelit, terdapat 13 hotspot di Riau dari total 34 titik panas di Pulau Sumatera. 

Sebaran hotspot di Riau didominasi Kabupaten Bengkalis dengan 10 titik, disusul Pelalawan 2 titik dan Rokan Hilir 1 titik. 

Penurunan jumlah hotspot ini menunjukkan kondisi yang relatif lebih terkendali. Meski demikian, BMKG tetap mengingatkan masyarakat untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar guna mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan. 

Pemantauan hotspot terus dilakukan secara intensif menggunakan satelit untuk mendeteksi potensi kebakaran sejak dini.

Tags

Terkini

Terpopuler