Cuaca Didominasi Berawan, Hujan Berpotensi Guyur Sejumlah Wilayah Riau

Rabu, 25 Februari 2026 | 09:57:01 WIB
Ilustrasi prakiraan cuaca Riau.

PEKANBARU (RA) – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan sebagian besar wilayah Provinsi Riau berpotensi diguyur hujan pada Rabu (25/2/2026). 

Forecaster On Duty BMKG Pekanbaru, Putri Santy Siregar, menjelaskan bahwa kondisi cuaca pada pagi hari didominasi udara kabur hingga cerah berawan. Hujan ringan berpotensi terjadi di sebagian wilayah Kabupaten Kampar, Rokan Hulu, dan Indragiri Hulu. 

"Memasuki siang hari, cuaca umumnya cerah berawan hingga berawan. Namun hujan ringan masih berpotensi terjadi di wilayah Kampar, Kuantan Singingi, dan Indragiri Hulu," ujarnya. 

Pada sore hingga malam hari, potensi hujan meningkat dengan intensitas ringan hingga sedang di sebagian besar wilayah Riau. Kondisi ini berlanjut hingga dini hari, dengan hujan diprakirakan terjadi di wilayah Siak, Pelalawan, Bengkalis, Kepulauan Meranti, Indragiri Hilir, serta Kota Pekanbaru. 

BMKG juga mengeluarkan peringatan dini terkait potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang. 

"Wilayah yang perlu mewaspadai kondisi tersebut antara lain Kabupaten Siak, Bengkalis, Pelalawan, Rokan Hulu, Rokan Hilir, dan Indragiri Hilir pada sore, malam, hingga dini hari," tambahnya. 

Secara umum, suhu udara di Riau berkisar antara 23,0 hingga 33,0 derajat Celsius dengan kelembapan udara mencapai 55–100 persen. Angin bertiup dari arah barat laut hingga timur laut dengan kecepatan 10–30 km per jam. 

Untuk wilayah perairan, tinggi gelombang laut diprakirakan berkisar antara 0,5 hingga 1,25 meter atau dalam kategori rendah, sehingga relatif aman bagi aktivitas pelayaran skala kecil hingga menengah. 

Sementara itu, berdasarkan pemantauan titik panas (hotspot) hingga pukul 23.00 WIB, tercatat sebanyak 32 hotspot di wilayah Sumatera. Dari jumlah tersebut, Provinsi Riau terdeteksi memiliki enam titik panas, masing-masing dua titik di Kota Dumai, tiga titik di Kabupaten Bengkalis, dan satu titik di Kabupaten Pelalawan. 

Putri menambahkan, pihaknya terus melakukan pemantauan perkembangan cuaca dan potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla), serta mengimbau masyarakat dan pemangku kepentingan untuk tidak melakukan pembakaran lahan.
 

Tags

Terkini

Terpopuler