Riau Dapat Bantuan Tambahan 15 Ton Garam Semai

Selasa, 24 Februari 2026 | 12:44:29 WIB
Kabid Kedaruratan BPBD Damkar Riau Jim Gafur

PEKANBARU (RA) - Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) di Riau guna membuat hujan buatan terus dilanjutkan. Terbaru, Pemerintah Provinsi Riau mendapatkan tambahan berupa 15 ton garam untuk disemai di langit wilayah Provinsi Riau.

Hal tersebut dikatakan Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah dan Pemadam Kebakaran (BPBD Damkar) Riau M Edy Afrizal melalui Kabid Kedaruratan Jim Gafur.

Di mana, pada tahap awal, Provinsi Riau telah mendapat bantuan garam semai sebanyak 8,5 ton dari BNPB. 

“Pada tahap awal, bantuan garam semai dari BNPB sebanyak 8,5 ton. Namun kita kembali menerima bantuan sebanyak 15 ton,” katanya.

Lebih lanjut dikatakannya, kegiatan OMC saat ini masih dilakukan didaerah pesisir Riau. Per Minggu (22/2) kegiatan OMC dilakukan di wilayah Kabupaten Siak. Di mana garam yang disemai sebanyak 1 ton dalam satu sortie kegiatan.

“Kegiatan OMC masih difokuskan didaerah pesisir Riau yang menurut informasi dari BMKG curah hujannya menurun. Kemudian didaerah tersebut juga banyak terdapat lahan gambut,” sebutnya.

Untuk diketahui, BPBD Damkar Riau mencatat hingga kini total luasan Karhutla mencapai 1.041,74 Hektare (Ha). 

"Hampir seluruh daerah di Riau terjadi Karhutla. Sudah 11 daerah, kecuali Kabupaten Rokan Hulu. Dengan total luasan mencapai 1.041,74 Hektare," kata Jim Gafur.

Dirincikannya, kawasan paling banyak terbakar berada di Kabupaten Pelalawan dengan 612,30 Ha. Disusul Bengkalis dengan 201,01 Ha, Inhil dengan 64,70 Ha dan Siak 63,53 Ha.

"Setelahnya di Kota Dumai dengan 30,52 Ha, Kampar 29,50 Ha, Kota Pekanbaru 14,08 Ha, Meranti 13,40 Ha, Rohil 10 Ha, Kuansing 1,50 Ha dan Inhu 1,20 Ha," ungkapnya.

Tags

Terkini

Terpopuler