Pj Wako Pekanbaru Belum Terima Laporan ASN Pemko Ikut Dalam Pilwako

Pj Wako Pekanbaru Belum Terima Laporan ASN Pemko Ikut Dalam Pilwako
Pj Walikota Pekanbaru, Risnandar Mahiwa

Riauaktual.com - Penjabat (Pj) Walikota Pekanbaru Risnadar Mahiwa, belum menerima laporan terkait adanya aparatur sipil negara (ASN) yang ikut berkompetisi di Pemilihan Walikota (Pilwako) tahun 2024.

Risnandar menyebut, ASN yang tidak sedang menjabat kepala daerah dipersilakan mendaftar dahulu jika ada partai politik (parpol) yang mengusung.

"Sampai sekarang, saya belum mendapat laporan terkait adanya ASN yang akan maju di Pilwako nanti. Karena secara aturan, si calon mendaftar dahulu. Setelah si calon ditetapkan baru, kami selesaikan (diberhentikan)," kata Pj Wako Pekanbaru Risnandar Mahiwa, Jumat (21/6).

Menurutnya, ASN yang ingin maju di Pilwako boleh saja dicurigai. Namun, Pemko Pekanbaru tetap menunggu rekomendasi dari Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu).

Aturannya berbeda bagi Pj kepala daerah. Pj kepala daerah yang ingin ikut bertarung di Pilkada harus mengajukan mundur dari jabatan.

"Kalau maju di Pilkada, berdasarkan surat dari mendagri, Pj kepala daerah itu harus mundur dari jabatannya 40 hari sebelum tanggal pendaftaran di KPU," jelas Risnandar.

Informasi yang dihimpun, Mendagri Tito Karnavian menegaskan, Pj kepala daerah yang ingin mengikuti Pilkada harus mundur sebagai ASN. Surat pengunduran diri sebagai ASN harus diajukan paling lambat 40 hari sebelum pendaftaran di KPU. Hal ini telah diatur Tito dalam surat edaran pada 16 Mei 2024.

Sementara pendaftaran pasangan calon kepala daerah (cakada) akan dibuka KPU pada 27-29 Agustus 2024. Sedangkan penetapan pasangan calon dilakukan 22 September 2024.

Follow WhatsApp Channel RiauAktual untuk update berita terbaru setiap hari
Ikuti RiauAktual di GoogleNews

Berita Lainnya

Index