Current Date: Selasa, 27 Februari 2024

Kepala BNN Kuansing Ungkap Kronologi Tangkap Lalu Lepaskan Pria Positif Narkoba

Kepala BNN Kuansing Ungkap Kronologi Tangkap Lalu Lepaskan Pria Positif Narkoba
MS Alami luka-luka setelah ditangkap BNN Kuantan Singingi. (Istimewa)

Riauaktual.com - Seorang pelaku penyalahguna narkoba berinisial MS, yang berasal dari Benai Kecil, Kuantan Singingi, Riau, ditangkap oleh petugas BNN Kabupaten Kuansing. Namun, MS dilepaskan setelah diperiksa karena tidak ditemukan barang bukti, meskipun hasil pemeriksaan urinnya positif terhadap narkoba.

Kepala BNN Kabupaten Kuantan Singingi, AKBP Syofyan, SH, MH, membenarkan penangkapan MS. MS ditangkap oleh petugas pada tanggal 30 Oktober lalu di rumahnya setelah diintai.

"Pada tanggal 30 Oktober, kami mengamankan seseorang untuk dibawa ke kantor. Setelah dicek urinnya positif, maka dia diarahkan untuk menjalani rehabilitasi," kata Syofyan kepada Riauaktual.com pada Kamis (2/11/2023).

Namun, Syofyan merasa heran ketika MS kemudian menjadi viral setelah dilepaskan. Salah satu perbincangan yang muncul adalah terkait indikasi dugaan kekerasan atau penganiayaan yang dialami MS, yang disertai dengan foto-foto mata merah dan bekas luka pada tangannya akibat borgol.

"Saya merasa heran bahwa hal ini tiba-tiba menjadi viral. Kemudian saya memanggil MS dan bertanya kenapa, mereka meminta maaf. Saya rasa tidak ada masalah. Jika ada tuduhan penzoliman atau penganiayaan, silakan diselidiki," ujar Syofyan.

Syofyan juga mengungkapkan bahwa instansinya memiliki pengawas, dan ia telah melaporkan tentang penangkapan dan penggrebekan kepada Kepala BNN Provinsi Riau, Robinson Siregar.

Terkait luka yang dialami oleh MS, Syofyan mengatakan bahwa kemungkinan luka tersebut disebabkan oleh gesekan selama penangkapan, termasuk saat petugas mencari barang bukti.

"Ketika kami memasang borgol, itu bukan seperti memberikan hadiah. Mungkin ada gesekan dan insiden tak terduga, jika ada oknum yang bertindak kurang kompeten, kami akan bertanggung jawab. Saya juga siap menghadapi konsekuensinya jika kami atau staf kami terbukti melakukan tindakan yang salah dalam penangkapan ini," kata Syofyan.

Meskipun demikian, Syofyan menggarisbawahi bahwa penting bagi masyarakat untuk melihat upaya petugas BNN dalam menangani masalah narkoba. Ia juga mengajak masyarakat untuk berperan serta dalam memberikan pantauan dan pengawasan, karena mereka telah memberikan informasi penting terkait MS.

"Namun, kita perlu melihatnya, jika memang ada tindak peredaran narkoba, kami akan bertindak. Saat ini MS sedang menjalani rehabilitasi, dan hasil assessment nantinya akan memengaruhi tindakan kami selanjutnya. Namun, ini menjadi evaluasi bagi kami," tegasnya.

#Narkoba #Kuansing

Ikuti RiauAktual di GoogleNews

Berita Lainnya

Index