Pembangunan Terowongan Bawah Tanah Pekanbaru Diusulkan di 2024

Pembangunan Terowongan Bawah Tanah Pekanbaru Diusulkan di 2024
Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM-PTSP) Kota Pekanbaru, Akmal Khairi.

Riauaktual.com - Anggaran pembangunan underpass dari Mal Pelayanan Publik (MPP) Pekanbaru hingga ke Ruang Terbuka Hijau (RTH) Kaca Mayang, rencananya akan diusulkan kembali di tahun 2024 mendatang.

Pembangunan underpass ini nantinya bisa dimanfaatkan pejalan kaki untuk menyeberang jalan, dan sebagai infrastruktur pendukung layanan MPP Pekanbaru.

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM-PTSP) Kota Pekanbaru Akmal Khairi mengatakan, pembangunan jalur pejalan kaki berbentuk terowongan di bawah tanah itu hingga kini belum bisa dilaksanakan karena keterbatasan anggaran.

"Kita maklumi dengan kondisi anggaran kita (APBD) yang sedang tidak baik-baik saja, sehingga kegiatannya (pembangunan) skala prioritas," kata Akmal Khairi, Selasa (24/1/2023).

Akmal menuturkan, pembangunan underpass di bawah Jalan Jenderal Sudirman yang diwacanakan tersebut bertujuan memberikan kemudahan akses bagi warga yang ingin berkunjung ke MPP dari arah RTH Kaca Mayang.

"Karena itu kita akan bangun underpass di bawah. Jadi (pengunjung dari arah RTH) tidak lagi melewati jalan raya," terangnya.

Untuk itu, ia berharap kondisi keuangan Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru bisa segera stabil sehingga rencana pembangunan underpass bisa segera dilaksanakan.

"Mudah-mudahan secepatnya bisa kita bangun. Tahun depan kita usulkan lagi," tutup Akmal.

Seperti diketahui, wacana pembangunan underpass sendiri sudah dimulai sejak 2020 lalu dan juga sudah ada rancangannya dari Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) setempat.

Berita Lainnya

index