PEKANBARU (RA) - Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-127 di Kota Pekanbaru, berhasil menyelesaikan sejumlah sasaran pembangunan fisik maupun nonfisik yang dinilai memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
Program yang dilaksanakan sejak Januari ini merupakan hasil kolaborasi antara TNI dan Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru.
Wakil Wali Kota (Wawako) Pekanbaru, Markarius Anwar menyampaikan apresiasi kepada jajaran TNI yang telah melaksanakan program TMMD dan membantu pembangunan di tengah masyarakat.
"Kita berharap kerja sama tersebut dapat terus berlanjut demi mempercepat pembangunan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat di daerah," kata Markarius Anwar usai upacara penutupan TMMD ke-127 di Lapangan Upacara Gedung Utama Kompleks Perkantoran Tenayan Raya, Rabu (11/3/2026).
Menurutnya, berbagai kegiatan yang dilakukan dalam program TMMD memberikan dampak nyata bagi masyarakat, terutama di wilayah yang belum sepenuhnya terjangkau pembangunan oleh pemerintah daerah.
"Dalam program TMMD ini banyak hal yang telah dilakukan, mulai dari perbaikan jalan, pembangunan rumah layak huni, pembangunan box culvert, hingga penyediaan sumber air bersih bagi masyarakat," terang Wawako.
Selain pembangunan infrastruktur, TMMD juga menghadirkan berbagai kegiatan penyuluhan bagi masyarakat. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan kesadaran warga dalam berbagai bidang.
"Program tersebut sangat membantu kami dalam mempercepat pembangunan, khususnya di kawasan pinggiran kota yang masih membutuhkan perhatian lebih," ujar Markarius.
Wilayah pelaksanaan program TMMD berada di sekitar kawasan yang nantinya akan berkembang menjadi pusat aktivitas baru di Pekanbaru. Jadi, pemko sangat berterima kasih kepada TNI.
"Program ini sangat membantu pemerintah daerah dalam mempercepat pembangunan di kawasan pinggiran kota," ungkapnya.
Kepala Staf Kodam Tuanku Tambusai Brigadir Jenderal TNI Rudi Hermawan menjelaskan, pelaksanaan TMMD tahun ini menargetkan berbagai sasaran utama dan tambahan, baik berupa pembangunan fisik maupun kegiatan nonfisik yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Sejumlah fasilitas yang dibangun dalam program tersebut antara lain pembukaan dan pengerasan jalan, pembangunan sumur air bersih, serta berbagai sarana penunjang lainnya yang sangat dibutuhkan masyarakat.
Pembangunan jalan memiliki peran penting dalam mendukung aktivitas perekonomian warga. Jalan yang sebelumnya sulit dilalui, kini telah terbuka dan diperkeras. Sehingga, jalan tersebut dapat digunakan dengan lebih baik oleh masyarakat untuk menghubungkan satu permukiman dengan permukiman lainnya.
"Jalan ini sangat penting sebagai jalur ekonomi masyarakat. Dengan terbukanya akses tersebut, mobilitas warga menjadi lebih mudah," terang Rudi.
Pembangunan infrastruktur tersebut dilaksanakan secara gotong royong oleh TNI bersama Polri serta masyarakat setempat. Sinergi tersebut menjadi kekuatan utama dalam menyelesaikan berbagai target pembangunan tepat waktu.
Selain mendukung aktivitas masyarakat, pembangunan jalan juga memiliki fungsi strategis dalam aspek pertahanan. Salah satu pembangunan yang dilakukan adalah jalan pendekat yang dapat dimanfaatkan dalam situasi tertentu, seperti mobilisasi pasukan maupun distribusi logistik apabila terjadi kondisi darurat atau peperangan.
"Jalan pendekat ini dapat digunakan oleh pasukan, baik dengan berjalan kaki maupun menggunakan kendaraan, termasuk untuk mendorong distribusi logistik dalam situasi tertentu," pungkasnya.