Tim Yustisi Kembali Dibentuk Tindak Oknum Buang Sampah Sembarangan

Tim Yustisi Kembali Dibentuk Tindak Oknum Buang Sampah Sembarangan
yustisi persampahan baru bertugas tahun depan," ujar Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Pekanbaru Hendra Afriadi

Riauaktual.com - Pemerintah Kota Pekanbaru, bakal membentuk Tim yustisi untuk menindak oknum masyarakat buang sampah sembarangan. Tim ini nantinya bakal menyebar ke sejumlah wilayah yang ada di 15 kecamatan di Kota Pekanbaru.

Pembentukan tim yustisi ini masih menanti penandatangan surat keputusan (SK) dari Walikota Pekanbaru. Tim yang terdiri aparat gabungan dari lintas instansi tersebut, rencananya baru bertugas pada tahun 2023 mendatang.

"Untuk SK nya masih proses, ada kemungkinan tim yustisi persampahan baru bertugas tahun depan," ujar Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Pekanbaru Hendra Afriadi, Selasa (6/12/2022).

Menurutnya, personel tim bakal menindak pelanggar sesuai Peraturan Daerah Kota Pekanbaru Nomor 8 Tahun 2014, tentang Pengelolaan Sampah. Ia menyebut ada dua jenis sanksi yang diberikan kepada pelanggar perda tersebut.

Ada sanksi berupa denda dan sanksi administratif. Sanksi denda nantinya pelanggar harus membayar denda minimal Rp 250 ribu, atau disesuaikan dengan jumlah kubikasi sampah yang dibuang sembarangan.

Sedangkan sanksi administratif berupa penghentian layanan administrasi terhadap pelanggar. Mereka yang melanggar bisa saja tidak dapat mengakses layanan administrasi untuk sementara.

Masyarakat bisa mengakses layanan bila sudah membayar denda. Ia mengingatkan agar tidak ada masyarakat yang melanggar lagi.

"Jadi tidak cuma denda, ada sanksi administrasi juga. Misalnya pelanggar ini ingin berurusan di kantor lurah atau camat, ada data nomor NIK KTP nya di sana yang menyatakan melakukan pelanggaran buang sampah. Maka sementara waktu pelanggar ini tidak bisa dilayani," pungkasnya. 

Berita Lainnya

index