Dishub Pekanbaru Imbau Pengendara Lalui Jalan Alternatif Saat Tour de Siak Berlangsung

Dishub Pekanbaru Imbau Pengendara Lalui Jalan Alternatif Saat Tour de Siak Berlangsung
Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Pekanbaru, Yuliarso.

Riauaktual.com - Warga Kota Pekanbaru diimbau mencari jalan alternatif saat pelaksanaan iven Tour de Siak yang bakal digelar, Minggu (4/12/2022) besok. Sejumlah ruas jalan di Kota Pekanbaru menjadi jalur yang bakal dilalui para pesepeda.

Pj Walikota Pekanbaru Muflihun, melalui Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Pekanbaru, Yuliarso mengatakan, selama rangkaian kegiatan berlangsung tidak ada penutupan ruas jalan secara total.

Nantinya bakal dilakukan rekayasa lalulintas dengan buka tutup jalan. Penutupan hanya dilakukan saat pesepeda melintasi ruas jalan yang menjadi jalur kegiatan ini.

"Disesuaikan dengan yang pertama. Bikers yang di depan akan di kawal, dilakukan buka tutup berkisar 5-10 menit sebelum dan sesudah rangkaian bikers saat melewati jalan. Tidak terjadi penutupan total, karena ruas jalan yang digunakan hanya sebelah kiri," ujar Yuliarso usai pengecekan lintasan, Jumat (2/12/2022).

Menurutnya, sejumlah ruas jalan yang bakal dilakukan buka tutup diantaranya Jalan Jenderal Sudirman, tepat di depan Kantor Gubernur Riau atau tempat start pesepeda.

Kemudian menuju Jalan Sembilang (Rumbai), masuk ke Jalan Paus (Rumbai) menuju Jalan Yos Sudarso, lalu bergerak ke Jalan Soekarno Hatta hingga masuk ke Jalan Riau.

Kemudian masuk lagi ke Jalan Soekarno Hatta dan Jalan Arifin Ahmad, hingga kembali lagi ke Jalan Jenderal Sudirman.

"Itu 3 kali putaran. Perkiraan durasinya itu kalau mulai pukul 09.WIB, sekitar pukul 13.00 WIB sudah selesai. Kami berharap masyarakat bisa menunggu dan mohon bersabar. Karena iven ini mengangkat citra Riau dan Pekanbaru," jelasnya.

Yuliarso kembali mengimbau kepada masyarakat, agar mencari jalur alternatif saat proses pelaksanaan Tour de Siak dan tidak melintasi jalan yang menjadi rute saat pelaksanaan berlangsung.

"Supaya masyarakat tidak lama menunggu atau terganggu perjalanannya," tutup Yuliarso.

Berita Lainnya

index