Wakapolri Dapat Gelar Profesor dari Kampus Universitas Riau

Wakapolri Dapat Gelar Profesor dari Kampus Universitas Riau
Wakapolri Komjen Pol Gatot Eddy Pramono dikukuhkan sebagai guru besar di Fakultas Hukum Universitas Riau. (Istimewa)

Riauaktual.com - Wakapolri Komjen Pol Gatot Eddy Pramono dikukuhkan sebagai guru besar di Fakultas Hukum Universitas Riau (Unri), Kota Pekanbaru. Gatot menerima gelar itu Rabu (20/7) dihadiri Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo, pada Sidang Senat Terbuka.

Menurut Dekan Fakultas Hukum Universitas Riau, DR Mexsasai Indra, Gatot diberi gelar dengan berbagai pertimbangan yang mengacu dari Permendikbud. Yakni, Gatot dinilai memiliki keahlian dan prestasi luar biasa.

"Pertimbangan pemberian gelar didasarkan pada Permendikbud, Riset dan Teknologi No 88 Tahun 2013 diatur bahwa Seseorang yang memiliki keahlian dan atau prestasi luar biasa dapat diangkat dalam jabatan akademik dosen tidak tetap, dalam jabatan akademik tertentu pada Perguruan Tinggi," ujar Mexsasai, usai pengukuhan di Kampus Unri.

Mex menjelaskan, Gatot dikukuhkan sebagai profesor bidang Ilmu Hukum 'Pemolisian yang Humanis'. Sebab, kata Mex, kiprah Gatot dinilai sangat banyak dilakukan di Riau selama mengabdi di Korps Bhayangkara. Gatot juga mengenyam pendidikan hingga tamat Sekolah Menengah Atas Negeri 1 Pekanbaru.

Mex mengatakan, lewat tema 'Pemolisian yang Humanis', Eddy turut mencermati arahan Presiden Joko Widodo tentang perwujudan rasa keadilan dan kemanfaatan hukum. Menurutnya, hal itu harus dirasakan masyarakat dengan mengedepankan upaya pencegahan dalam menjaga keamanan ketertiban masyarakat.

"Pencegahan dalam menjaga Kamtibmas dilakukan melalui berbagai tindakan pengujian dengan Humanis. Namun tegas ketika diperlukan, sehingga penegakan hukum sebagai upaya terakhir harus taat prosedur dan menjunjung tinggi hak asasi manusia," kata Mex.

Sebagai seorang praktisi anggota Polri dengan jabatan sebagai Wakapolri, Gatot Eddy yang merupakan lulusan Akpol 1988 itu dinilai memiliki kualifikasi sebagaimana dimaksud dalam ketentuan tersebut. 

Sehingga setelah melalui rangkaian proses persetujuan Senat Akademik dan disetujui Mendikbudristekdikti, Gatot ditetapkan sebagai Profesor Kehormatan dalam bidang Ilmu Hukum (Pemolisian yang Humanis) di Fakultas Hukum Universitas Riau.

Sebelum pengukuhan gelar profesor, SK Eddy sebagai dosen di Fakultas Hukum Universitas Riau juga telah ditetapkan 7 Januari 2022 lalu. Sejak saat itu Eddy juga telah mengajar secara virtual, terutama di mata perkuliahan Kriminologi.

"Begitu beliau di SK-kan oleh kementerian di tengah kesibukan beliau sebagai Wakapolri, beliau langsung aktif mengajar pada mata kuliah Kriminologi untuk di Strata 1 dan Kejahatan Transnasional di Strata 2. Termasuk memberikan kuliah umum tentang Restoratif Jaustice dalam perspektif Teori dan Praktik," jelas Mex.

Setelah dikukuhkan, Mex memastikan Eddy yang besar di Pekanbaru tersebut juga akan terus mengajar di kampus biru langit tersebut.

"Dalam kapasitas sebagai Profesor Kehormatan beliau akan terus mengajar di kampus kita. Sehingga dengan pengalaman beliau sebagai anggota Polri dapat juga memadukan antara konsep dan dunia praktik yang sejalan juga dengan kebijakan Merdeka Belajar dan Kampus Merdeka yang menjadi kebijakan Kementerian," kata Mex.

Gubernur Riau Syamsuar menyampaikan apresiasi dan rasa bangga atas dikukuhkannya Gatot Eddy sebagai guru besar kehormatan di Unri.

"Selamat kepada Bapak Komjen Pol Prof. Dr Gatot Eddy Pramono atas dikukuhkannya sebagai guru besar kehormatan Unri," ucap Syamsuar.

Dalam pengukuhan sendiri terlihat hadir Kapolri Jenderal Listyo Sigit dan sejumlah petinggi Polri. Termasuk hadir Rektor Unri Prof Aras Mulyadi. Sejumlah Menteri juga mengucapkan selamat kepada Komjen Gatot melalui video WhatsApp.

Berita Lainnya

index