Seleksi Calon Pimpinan Baznas Kabupaten Inhil Periode 2022-2027 Diduga Dikondisikan, Ini Penjelasan Panpel

Seleksi Calon Pimpinan Baznas Kabupaten Inhil Periode 2022-2027 Diduga Dikondisikan, Ini Penjelasan Panpel
Hasil seleksi pertama dan kedua Calon Pimpinan Baznas Kabupaten Inhil Periode 2022-2027

Riauaktual.com -  Jelang pengumuman hasil seleksi Calon Pimpinan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) peride 2022-2027 pada Jumat (11/3/22) beredar isu ada upaya kondisional yang dilakukan untuk posisi pimpinan Baznas Kabupaten Inhil .

Dugaan ini beredar karena adanya kejanggalan pada seleksi pertama melalui sistem CAT dan seleksi kedua Uji Kompetensi dan Wawancara yang dilaksanakan oleh Panitia Pelaksana beberapa waktu lalu.

Dari data yang diterima media ini, pada seleksi pertama yakni sistem CAT, dari 25 peserta yang lolos verifikasi administrasi, 11 peserta dengan hasil terbaik berhak mengikuti seleksi selanjutnya.

Kemudian, setelah seleksi kedua yaitu Uji Kompetensi dan Wawancara, dari 11 peserta yang dipilih 10 peserta terbaik.

Seleksi selanjutnya, dilakukan verifikasi faktual lewat zoom oleh Baznas pusat terhadap 10 peserta.

Kejanggalan yang dimaksud terjadi pada proses seleksi adalah, nilai peserta yakni, Drs. H. Idrus yang merupakan mantan ka. TU kemenag Inhil yang pada seleksi pertama berada pada posisi terakhir atau nomor 11, namun pada seleksi kedua justru mengalami lonjakan nilai yang signifikan dan berada diurutan 6 dari 10 peserta terbaik yang terpilih.

"Jelang H-2 dari pengumuman penetapan 5 orang yang akan dipilih menjadi pimpinan Baznas periode 2022-2027, kami mendengar adanya dugaan yang dilakukan agar mendudukkan salah satu peserta menjadi pimpinan Baznas" ungkap salah seorang peserta yang mengikuti seleksi pimpinan Baznas Kabupaten Inhil Periode 2022-2027, Kamis (10/3/22).

Peserta yang tidak ingin disebutkan namanya ini berharap pihak panitia pelaksana bisa memberikan penilaian yang objektif sesuai dengan kemampuan peserta.

"Meski nantinya yang berhak menunjuk siapa yang menjadi pimpinan Baznas Kabupaten Inhil adalah Pak Bupati, namun kami sebagai peserta berharap itu berdasarkan hasil seleksi yang adil bukan karena rekomendasi ataupun tekanan dari berbagai pihak," ungkapnya.

Ia berharap, Baznas yang merupakan Lembaga pemerintah nonstruktural yang bersifat mandiri dan religi ini dipimpin oleh orang yang betul-betul kompeten di bidangnya dan bukan 'titipan'.

"Secara pribadi, saya tidak memiliki masalah kepada peserta lainnya. Saya hanya berharap dengan seleksi yang adil bisa terpilih para pemimpin yang bisa mengelola harta milik umat dengan baik dan menyalurkannya kepada orang yang tepat," imbuhnya.

Sementara itu, Ketua Panpel Calon Pimpinan Baznas Kabupaten Inhil Periode 2022-2027, Afrizal saat dikonfirmasi melalui telepon selulernya menyampaikan pelaksanaan seleksi Pimpinan Calon Baznas Inhil sudah berjalan dengan baik.

"Jadi kami sudah melakukan tes CAT, setelah itu ada tes wawancara, dan di wawancara ini kan bisa dikaji lebih mendalam lagi," kata Afrizal yang juga menjabat sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) Pemkab Inhil, Kamis (10/3/22).

Didalam Panpel disampaikannya juga terdiri dari perwakilan Baznas Provinsi Riau dan salah satu dosen akademik.

"Dan hasil ini kami serahkan ke Baznas provinsi yang kemudian dibagikan ke Baznas pusat. Dan hasil yang kami terima dari Baznas pusat. Besok kami akan melaksanakan rapat pleno," tambahnya.

Terkait dengan dugaan ada pengkondisian salah satu peserta, Afrizal tidak ingin berkomentar banyak. Namun ia memastikan jika Panpel telah berkerja sesuai tugas. (Gila)

Berita Lainnya

index