Wako Pastikan Piala Adipura 2011 Tak Lagi Diraih Pekanbaru

Wako Pastikan Piala Adipura 2011 Tak Lagi Diraih Pekanbaru
Walikota Pekanbaru, H Firdaus ST MT (int)

PEKANBARU (RA) - Walikota Pekanbaru, H Firdaus ST MT menegaskan, piala Adipura yang selama tujuh kali berturut-turut telah diperoleh Kota Pekanbaru sebagai kota terbersih, ternyata tahun 2011 Pekanbaru harus merelakan piala tersebut lenyap dan diganti dengan plakat serta sertifikat saja. Lenyapnya piala tersebut sesuai dengan kondidi kebersihan di Kota Pekanbaru yang dilakukan penilaian pada 2011 lalu.

"Saat itu kita sangat kacau, dimana TPA Muara Fajar pecah, selanjutnya terjadi aksi demo dimana-mana, tentu kondisi kebersihan kita sangat jelek. Armada pengangkut sampah juga minim, dan ini baru kita benahi setelah kita dilantik sebagai walikota dan wakil walikota," ungkap Wako ketika ditemui riauaktual.com di Aula Kantor Walikota Pekanbaru, kemarin.

Dikatakannya, meskipun untuk 2011 piala Adipura tak lagi diraih Pemko Pekanbaru, maka untuk tahun selanjutnya, yakni piala Adipura tahun 2013 yang penilaiannya dilakukan tahun 2012 ini, berupaya merebut kembali piala Adipura dengan cara membenahi kondisi kebersihan yang ada di Kota Pekanbaru.

"Salah satunya adalah dengan menumbuhkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya kebersihan ini. Mulai dari kebersihan rumah tangga, lingkungan dan kota. Kita optimis tahun selanjutnya Insya Allah kebersihan di Kota Pekanbaru akan kembali membaik dan piala yang telah kita peroleh sebelumnya dapat diraih lagi," papar Wako.

Ditambahkannya, selain Pemko Pekanbaru gagal meraih piala Adipura kebersihan, juga gagal mendapatkan Bus SAUM yang pernah dijanjikan Kementrian Perhubungan Republik Indonesia. Kondisi tersbeut dikarenakan, Pekanbaru untuk 2011 gagal menerima penghargaan Wahana Tata Nugraha (WTN). Gagalnya mendapat piala tersebu karena kondisi transportasi dan lalu lintas di Kota Pekanbaru jelek.

"Mereka melakukan penilaian pada jalan wajib tertib lalu lintas, di Pekanbaru ini kan jalan tertib lalu lintas itu di Jalan Jendral Sudirman, sementara di sana sekarang terdapat tiga titik pembangunan, dua pembangunan jalan layang, satu pembangunan jembatan," dalihnya. (RA1)

Berita Lainnya

View All