Pencarian

Podcast Kelupas

BNPB Kirim 2 Helikopter Patroli ke Riau, Siap Pantau Karhutla dari Udara

Ahad, 08 Maret 2026 • 13:16:43 WIB
BNPB Kirim 2 Helikopter Patroli ke Riau, Siap Pantau Karhutla dari Udara
BNPB Kirim 2 Helikopter Patroli ke Riau, Siap Pantau Karhutla dari Udara

PEKANBARU (RA) - Pemerintah pusat melalui Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengirimkan bantuan dua unit helikopter patroli ke Provinsi Riau untuk memperkuat upaya pencegahan dan penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla). 

Saat ini, kedua helikopter tersebut telah berada di Lanud Roesmin Nurjadin Pekanbaru dan siap dioperasikan. 

Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Provinsi Riau, Jim Gafur mengatakan, bantuan tersebut merupakan dukungan langsung dari pemerintah pusat untuk menghadapi potensi karhutla yang mulai meningkat di sejumlah daerah. 

"Kita mendapatkan bantuan dua unit helikopter patroli dari BNPB, yakni masing-masing tipe Bell 206 B3 dengan registrasi PK-FPA dan Bell 206 L4 registrasi PK-ZGK. Keduanya sudah berada di Lanud Roesmin Nurjadin Pekanbaru dan siap digunakan," ujar Jim Gafur, Minggu (8/3/2026). 

Ia menjelaskan, helikopter tersebut akan digunakan untuk patroli udara di wilayah-wilayah yang dinilai rawan terjadi kebakaran. Jika dalam patroli ditemukan titik api, maka laporan akan langsung diteruskan ke tim gabungan di darat untuk segera dilakukan pemadaman. 

"Helikopter ini akan melakukan patroli di daerah rawan karhutla. Jika ditemukan titik api, langsung dilaporkan agar tim gabungan bisa segera turun melakukan pemadaman," jelasnya. 

Selain bantuan helikopter patroli, sebelumnya BNPB juga telah mengirimkan pesawat untuk kegiatan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) di Provinsi Riau. Operasi hujan buatan tersebut difokuskan di wilayah pesisir yang mulai mengalami penurunan curah hujan. 

Sementara itu, BPBD Riau mencatat hingga awal tahun 2026 kebakaran hutan dan lahan sudah terjadi di 11 kabupaten/kota. Total luasan lahan yang terbakar mencapai 1.161,64 hektare. 

Sebelas daerah tersebut meliputi Kabupaten Bengkalis, Kepulauan Meranti, Siak, Kampar, Pelalawan, Indragiri Hulu, Indragiri Hilir, Kuantan Singingi, Rokan Hilir, Kota Dumai, dan Pekanbaru. 

Adapun rincian luas karhutla di masing-masing daerah yakni Pelalawan 681,5 hektare, Bengkalis 228,51 hektare, Siak 65,32 hektare, Indragiri Hilir 64,70 hektare, Kampar 38,45 hektare, Dumai 34,12 hektare, Pekanbaru 17,45 hektare, Kepulauan Meranti 13,40 hektare, Rokan Hilir 12 hektare, Kuantan Singingi 3 hektare, dan Indragiri Hulu 2,7 hektare. 

"Dari data yang kami terima, juga terdeteksi sebanyak 1.974 hotspot atau titik panas di wilayah Riau," tutupnya.

Bagikan

Berita Lainnya

Indeks

Video

Indeks

Berita Terkini

Indeks