Pencarian

Podcast Kelupas

Simpang SKA Dibenahi, Wako Agung Minta Warga Bersabar Demi Urai Kemacetan

Rabu, 28 Oktober 2026 • 15:56:17 WIB
Simpang SKA Dibenahi, Wako Agung Minta Warga Bersabar Demi Urai Kemacetan
Wali Kota Pekanbaru, Agung Nugroho.

PEKANBARU (RA) - Kemacetan di persimpangan Jalan Tuanku Tambusai-Soekarno Hatta atau Simpang Mal SKA, menjadi perhatian Pemerintah Kota Pekanbaru. 

Wali Kota (Wako) Pekanbaru, Agung Nugroho, meminta masyarakat bersabar selama proses pembangunan dan rekayasa lalu lintas di kawasan tersebut masih berlangsung.

Agung menegaskan dukungannya terhadap kebijakan Gubernur Riau, dalam menata arus lalu lintas di Simpang SKA. Menurutnya, pekerjaan pelebaran jalan dan penataan U-turn yang tengah dilakukan, merupakan bagian dari upaya mengurai kemacetan di salah satu titik yang kerap dikeluhkan pengguna jalan tersebut.

Ia mengakui, pekerjaan yang sedang berlangsung berdampak pada kelancaran arus kendaraan. Penyempitan lajur membuat ruang gerak kendaraan menjadi terbatas sehingga kepadatan lalu lintas tidak terhindarkan, terutama ketika kendaraan melintas di kawasan persimpangan.

Hal itu disampaikan Agung usai menggelar rapat bersama jajaran terkait untuk membahas persoalan kemacetan di Kota Pekanbaru. Ia menyebut telah menerima berbagai masukan dari masyarakat mengenai kondisi lalu lintas di Simpang SKA, termasuk kekhawatiran terhadap pembangunan U-turn di sejumlah titik.

"Saya mendukung apa yang dilakukan oleh Bapak Gubernur Provinsi Riau ini. Kenapa? Karena memang U-turn itu insyaallah akan menghilangkan kemacetan, tapi kita perlu sabar," kata Wako Agung.

Menurutnya, kondisi lalu lintas yang belum lancar saat ini perlu dilihat dalam konteks pekerjaan yang belum selesai. Pelebaran jalan menjadi salah satu bagian penting dalam penataan kawasan tersebut, agar kapasitas jalan dapat kembali optimal setelah pembangunan rampung.

Agung menjelaskan, pada tahap pekerjaan sekarang, kendaraan yang melaju lurus di beberapa bagian jalan hanya dapat menggunakan satu lajur. Namun, setelah proses pelebaran selesai, lebar jalan diharapkan kembali setara dengan jalan utama sehingga pembagian arus kendaraan dapat berjalan lebih baik.

"Jalan itu dilebarkan. Kalau sekarang memang jalan lurusnya tinggal satu ruas, tapi berikutnya jalan itu akan sama nanti besarnya dengan jalan utama. Jadi, tinggal yang belok-belok dan yang lurus-lurus," jelasnya.

Ia pun meminta masyarakat tidak terburu-buru menilai efektivitas rekayasa lalu lintas sebelum seluruh pekerjaan selesai. Menurutnya, penataan U-turn dan pelebaran jalan perlu dituntaskan terlebih dahulu agar dampaknya terhadap kelancaran kendaraan dapat terlihat.

Agung berharap, setelah pembangunan rampung, arus kendaraan di Simpang SKA dapat lebih tertata dan potensi kemacetan berkurang. Ia juga menegaskan, bahwa Pemerintah Kota Pekanbaru akan terus berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi Riau untuk mendukung penanganan persoalan lalu lintas di kawasan tersebut.

"Kita perlu memberitahu kepada masyarakat agar tuntaskan dulu semua. Kita harus bersabar. Insyaallah ini akan mengurai kemacetan. Biarkan juga pemerintah kota terus berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi Riau," pungkasnya.

Bagikan

Berita Lainnya

Indeks

Video

Indeks

Berita Terkini

Indeks