Pencarian

Podcast Kelupas

Video di Laksamana Muda Viral, Pemko Pekanbaru Tegaskan Komitmen Cegah LGBT

Rabu, 21 Oktober 2026 • 15:21:34 WIB
Video di Laksamana Muda Viral, Pemko Pekanbaru Tegaskan Komitmen Cegah LGBT
Plh Sekda Kota Pekanbaru, Syamsuir.

PEKANBARU (RA) - Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru, menegaskan komitmennya dalam upaya mencegah perilaku yang dinilai menyimpang terkait Lesbian, Gay, Biseksual, dan Transgender (LGBT).

Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Pekanbaru, juga diminta segera merespons setiap laporan maupun temuan dugaan aktivitas LGBT di wilayah setempat.

Penegasan tersebut disampaikan Pelaksana Harian (Plh) Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Pekanbaru, Syamsuir, merespons video dugaan aktivitas penyimpangan di Kafe Laksamana Muda yang viral di media sosial dan menjadi perhatian masyarakat Pekanbaru belakangan ini.

Syamsuir menyampaikan, upaya pencegahan perlu dilakukan bersama-sama dengan melibatkan keluarga, pemuka agama, tenaga pendidik, masyarakat, serta aparat pemerintah dan keamanan.

Menurutnya, orang tua memiliki peran penting dalam mengawasi dan menjaga anak-anak agar terhindar dari perilaku yang dinilai menyimpang tersebut.

"Pertama, kita meminta orang tua yang paling dekat dengan anak untuk mengawasi dan menjaga anak-anaknya agar jauh dari LGBT," kata Plh Sekda, Rabu (21/10/2026).

Selain peran keluarga, ia juga meminta para pemuka agama dan pendidik terus memberikan pemahaman kepada masyarakat dan peserta didik. Edukasi tersebut, menurutnya, perlu mencakup pemahaman mengenai bahaya, dosa, serta dampak negatif LGBT berdasarkan pandangan yang disampaikan pemerintah.

Syamsuir turut mengajak masyarakat untuk berperan aktif melaporkan apabila melihat dugaan aktivitas yang dianggap sebagai penyakit masyarakat tersebut kepada pemerintah maupun aparat yang bertugas menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

"Kepada siapa saja yang melihat penyakit masyarakat LGBT ini, segera melaporkan kepada pihak pemerintah dan aparat penegak kamtibmas," ajak Syamsuir.

Di sisi lain, Syamsuir secara khusus meminta jajaran Satpol PP Pekanbaru agar tidak mengabaikan laporan masyarakat. Setiap laporan atau temuan di lapangan diminta segera ditindaklanjuti sesuai kewenangan dan prosedur yang berlaku.

Ia juga menekankan pentingnya koordinasi lintas instansi dalam menangani laporan tersebut. Satpol PP diminta berkoordinasi dengan Kepolisian Republik Indonesia (Polri) dan Tentara Nasional Indonesia (TNI) untuk penanganan lebih lanjut.

"Kepada petugas kita dari Satpol PP, segera merespons setiap laporan atau temuan aktivitas LGBT di Kota Pekanbaru dan berkoordinasi dengan pihak Polri/TNI untuk penanganan selanjutnya," tegasnya.

Pemko Pekanbaru berharap keterlibatan keluarga, tokoh agama, pendidik, masyarakat, serta aparat dapat memperkuat upaya pembinaan dan menjaga ketertiban di tengah masyarakat.

Bagikan

Berita Lainnya

Indeks

Video

Indeks

Berita Terkini

Indeks