Pencarian

Podcast Kelupas

PC NIBA KSPSI Pekanbaru Bantah Tuduhan Penyerangan dan Aksi Teror

Ahad, 04 Oktober 2026 • 18:55:27 WIB
PC NIBA KSPSI Pekanbaru Bantah Tuduhan Penyerangan dan Aksi Teror
PC NIBA KSPSI Pekanbaru Bantah Tuduhan Penyerangan dan Aksi Teror.

PEKANBARU (RA) – Pengurus PC NIBA KSPSI Kota Pekanbaru membantah tudingan melakukan penyerangan menggunakan senjata tajam terhadap anggota bongkar muat PC FSP NIBA/KSPSI AGN Kota Pekanbaru.

Bantahan tersebut disampaikan Sekretaris PC NIBA KSPSI Kota Pekanbaru, Doni Herman Ginting, menanggapi pernyataan Ketua PC FSP NIBA/KSPSI AGN Kota Pekanbaru, Buyung Achmad Chan, terkait insiden yang terjadi di kawasan Swalayan Budiman pada Sabtu (26/9/2026) sekitar pukul 13.00 WIB.

Doni menjelaskan, kedatangan pihaknya ke Swalayan Budiman bukan untuk menghentikan aktivitas bongkar muat. Menurutnya, mereka hadir karena mendapat undangan dari pihak manajemen swalayan untuk membahas persoalan bongkar muat barang.

"Sebenarnya kedatangan kami selaku perwakilan PC NIBA KSPSI Kota Pekanbaru diundang oleh pihak manajemen Swalayan Budiman untuk membicarakan terkait bongkar muat barang di kawasan Swalayan Budiman, yang mana tidak ada kegiatan bongkar muat yang kami hentikan," kata Doni, Minggu (4/10/2026).

Namun, dalam pertemuan tersebut terjadi cekcok antara kedua pihak. Doni mengklaim salah seorang anggota PC NIBA KSPSI Kota Pekanbaru kemudian dipukul menggunakan kayu dan besi.

"Sehingga dua anggota PC NIBA KSPSI Kota Pekanbaru menjadi korban yang cukup parah hingga sampai operasi di salah satu rumah sakit di Kota Pekanbaru," ujarnya.

Doni menilai, pihak manajemen Swalayan Budiman seharusnya dapat menjadi penengah untuk mencegah terjadinya pertikaian.

"Kita juga sangat menyayangkan pihak manajemen Swalayan Budiman berdiam diri saja, padahal pihak manajemen Swalayan Budiman mengundang pihak PUK Binawidya PC NIBA KSPSI Kota Pekanbaru," katanya.

Terkait tudingan aksi penyerangan dan teror, Doni menegaskan bahwa pihaknya membantah pernyataan tersebut. Ia menyebut pengurus PC NIBA KSPSI Kota Pekanbaru di bawah kepemimpinan Yanmar alias Ateng tidak pernah memberikan instruksi kepada anggotanya untuk melakukan teror terhadap perusahaan.

"Maka atas pernyataan Ketua PC FSP NIBA/KSPSI AGN Kota Pekanbaru, Buyung Achmad Chan melalui salah satu media online adalah tidak benar. Ditambah lagi bahwa pihak pengurus PC NIBA KSPSI Kota Pekanbaru di bawah kepemimpinan Yanmar Ateng tidak pernah memberikan instruksi kepada siapapun untuk melakukan teror kepada pihak perusahaan," tegas Doni.

Ia mengatakan, pihaknya selama ini menempuh jalur yang baik dalam menjalankan hubungan dengan perusahaan, termasuk melalui Perjanjian Kerja Bersama (PKB).

"Kami selaku pengurus PC NIBA KSPSI Kota Pekanbaru secara legalitas hanya melakukan Perjanjian Kerja Bersama (PKB) dengan pihak perusahaan dengan jalan yang baik," ujarnya.

Doni juga menegaskan bahwa PC NIBA KSPSI Kota Pekanbaru memiliki legalitas organisasi. Menurutnya, persyaratan organisasi telah dipenuhi sesuai Pasal 2 ayat (2) Keputusan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Nomor Kep.16/Men/2001.

Ia menyebut organisasi tersebut juga telah tercatat di Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Riau dengan nomor bukti pencatatan 03/OP--PDSP/CAT/TK-HK/2001 tertanggal 4 September 2001.

"Jadi, keberadaan PC NIBA KSPSI Kota Pekanbaru ini sah secara hukum dan telah lama eksis selama puluhan tahun. Tidak sama dengan NIBA-NIBA lain yang merasa mempunyai legalitas yang sah," tutur Doni.

Di akhir pernyataannya, Doni mengimbau seluruh PUK agar tidak terpancing dan tetap menjaga situasi tetap kondusif.

"Kita pengurus PC NIBA KSPSI Kota Pekanbaru mengimbau kepada seluruh PUK untuk menahan diri dan tidak mudah terprovokasi. Tetap menjaga ketertiban dan keamanan Kota Pekanbaru. Biarlah peristiwa ini diproses oleh penegak hukum," pungkasnya.

Bagikan

Berita Lainnya

Indeks

Video

Indeks

Berita Terkini

Indeks