Pencarian

Podcast Kelupas

Masuk Musim Hujan, Pemko Pekanbaru Petakan Penanganan Banjir per-Wilayah

Ahad, 04 Oktober 2026 • 10:03:59 WIB
Masuk Musim Hujan, Pemko Pekanbaru Petakan Penanganan Banjir per-Wilayah
Wakil Wali Kota Pekanbaru, Markarius Anwar meninjau saluran air menuju Waduk Cipta Karya

PEKANBARU (RA)  - Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru, sudah mulai memetakan persoalan banjir di setiap wilayah seiring memasuki musim penghujan. Penanganan banjir bakal dilakukan secara bertahap, menyesuaikan karakteristik dan persoalan di masing-masing kawasan.

Wakil Wali Kota (Wawako) Pekanbaru Markarius Anwar mengatakan, Pemko Pekanbaru akan mengecek satu per satu wilayah yang masih menjadi titik rawan banjir. Pemetaan tersebut dinilai penting lantaran persoalan banjir di setiap kawasan tidak sama.

"Kita akan cek satu persatu untuk pengendalian banjir di Kota Pekanbaru. Kita harus fokus karena masih banyak wilayah kota yang terendam banjir saat hujan," kata Markarius, Minggu (4/10/2026).

Menurutnya, Pemko Pekanbaru sebelumnya telah melakukan perbaikan terhadap sejumlah ruas jalan yang mengalami kerusakan. Selanjutnya, pemerintah kota akan lebih fokus menyelesaikan persoalan banjir yang masih terjadi di sejumlah wilayah.

"Kita akan petakan satu persatu, kita akan bagi per wilayah. Sebab setiap wilayah persoalannya berbeda-beda," terangnya.

Markarius menyebut, dalam waktu dekat Pemko Pekanbaru bakal membuat turunan dari master plan penanganan banjir yang sudah dimiliki. Langkah tersebut dilakukan agar penanganan banjir bisa lebih spesifik berdasarkan kondisi masing-masing wilayah.

Salah satu kawasan yang menjadi perhatian yakni Kelurahan Sialang Munggu, Kecamatan Tuah Madani. Wilayah tersebut diketahui kerap terendam banjir ketika hujan turun.

Salah satu upaya yang disiapkan yakni mengoptimalkan fungsi Waduk Cipta Karya yang berada di kawasan tersebut. Pemko Pekanbaru berencana melakukan pembenahan terhadap waduk itu pada 2027 mendatang.

"Kalau tahun sekarang perencanaan, maka awal tahun depan sudah dimulai," kata Markarius.

Ia menjelaskan, salah satu persoalan di Waduk Cipta Karya saat ini yakni belum adanya pintu air. Karena itu, pembangunan pintu air masuk dalam rencana pembenahan waduk.

Selain itu, Pemko Pekanbaru juga merencanakan pembuatan saluran air dari Jalan Suka Karya menuju Jalan Cipta Karya. Untuk pintu air, Markarius menyebut saat ini sudah masuk tahap perencanaan. Sementara pembuatan saluran air tersebut sudah berlangsung pada tahun ini.

Di sisi lain, penanganan banjir juga dilakukan melalui pembangunan drainase di sejumlah ruas jalan kota. Salah satunya berada di sekitar Jalan Paus.

Pemko Pekanbaru juga akan melihat kondisi aliran sungai maupun drainase di wilayah lain. Jika ditemukan persoalan berupa pendangkalan, maka pengerukan menjadi salah satu langkah yang dilakukan untuk mengembalikan fungsi aliran air.

"Kemudian di wilayah lain mungkin terjadi pendangkalan aliran sungai atau drainase, sehingga dilakukan pengerukan," paparnya.

Ia menambahkan, dengan pemetaan per wilayah tersebut, Pemko Pekanbaru menargetkan persoalan banjir dapat ditangani berdasarkan kebutuhan masing-masing kawasan. Mulai dari pembenahan waduk, pembangunan saluran air dan drainase hingga pengerukan aliran yang mengalami pendangkalan.

Bagikan

Berita Lainnya

Indeks

Video

Indeks

Berita Terkini

Indeks